Fakta Nasional

Skandal Sertifikasi K3: Buruh Jadi Korban Pemerasan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka fakta mengejutkan terkait kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) diduga menjadi kepanja…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 29 August 2025 📖 1 menit
Skandal Sertifikasi K3: Buruh Jadi Korban Pemerasan
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka fakta mengejutkan terkait kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) diduga menjadi kepanjangan tangan Kemnaker untuk menarik pungutan berlebihan dari buruh saat mengurus sertifikasi K3.

Berdasarkan penyelidikan, biaya resmi sertifikasi K3 hanya Rp275 ribu. Namun dalam praktiknya, angka tersebut melonjak hingga Rp6 juta bahkan lebih. Dana tersebut kemudian dibagi antara oknum Kemnaker dan pihak PJK3. Fakta ini membuktikan adanya praktik sistematis yang merugikan buruh dan perusahaan.

KPK menegaskan, pihak yang paling dirugikan adalah buruh karena biaya tambahan untuk sertifikasi dibebankan ke perusahaan dan otomatis mengurangi hak pekerja. Ironisnya, hingga kini upah buruh tidak mengalami kenaikan. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka, termasuk mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer. Total kerugian akibat pemerasan diperkirakan mencapai Rp81 miliar.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK