Solid di Tengah Tekanan Global: Pertamina Proyeksikan Laba Bersih Rp54 Triliun di 2025
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kinerja keuangan dan operasional PT Pertamina (Persero) tetap menunjukkan kesolidan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada tekanan kondisi makro global. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Di…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kinerja keuangan dan operasional PT Pertamina (Persero) tetap menunjukkan kesolidan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada tekanan kondisi makro global. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru dan tumpuan bangsa.
Simon menjelaskan, Pertamina mengimplementasikan dual growth strategy, yaitu memaksimalkan bisnis konvensional sekaligus mempercepat transisi menuju energi rendah karbon. Strategi ini merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, dilansir pada 19 November 2025.
Kontribusi Triliunan dan Dual Strategi
Di tahun 2025, Pertamina memproyeksikan pendapatan mencapai $68 miliar (setara Rp1.127 triliun) dengan capaian laba bersih diproyeksikan sebesar $3,3 miliar (setara Rp54 triliun). Kontribusi Pertamina kepada negara melalui PNBP, pajak, dan dividen hingga September 2025 telah mencapai Rp262 triliun.
Peningkatan Kinerja Operasional yang Terukur
Kinerja operasional Pertamina juga menunjukkan tren positif, di antaranya produksi Migas yang tetap terjaga di atas 1 Juta MBOEPD, Yield Valuable Kilang mencapai level tertinggi lebih dari 83 persen, dan volume penjualan menembus lebih dari 100 juta KL. Capaian ini menjadi bukti komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dan memberi nilai terbaik bagi Indonesia.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.