Sorotan Kayu Banjir Sumatera: DPR Gagas Pansus Pembalakan Liar
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera, terutama di Tapanuli Selatan, Sumatera Barat, dan Aceh, telah memicu sorotan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua DPP PKB dan anggota Komisi IV D…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera, terutama di Tapanuli Selatan, Sumatera Barat, dan Aceh, telah memicu sorotan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua DPP PKB dan anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan, menyatakan pihaknya akan mengkaji pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pembalakan Liar atau Perusakan Hutan. Wacana ini muncul menyusul dugaan kuat adanya praktik illegal logging yang memperparah dampak banjir dan longsor di wilayah tersebut, seperti yang viral di media sosial.
Evaluasi Kebijakan Lintas Kementerian
Menurut Daniel Johan, Pansus Pembalakan Liar penting untuk menginvestigasi secara mendalam penyebab bencana dan menyingkap berbagai faktor yang memperburuk situasi. Pansus ini juga akan digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pembangunan pemerintah yang bersinggungan dengan kelestarian lingkungan, melibatkan lintas kementerian seperti ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan. Komisi IV DPR juga menjadwalkan pemanggilan kepada Menteri Kehutanan pada Kamis (4/12) untuk meminta penjelasan detail terkait fenomena kayu gelondongan ini.
Komitmen Penegakan Hukum
Daniel Johan menegaskan bahwa Komisi IV mendukung penuh upaya pengungkapan dan investigasi penyebab munculnya gelondongan kayu. Ia juga mendesak agar dilakukan tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku praktik pembalakan liar jika terbukti menjadi penyebab. Peristiwa ini terjadi setelah lebih dari 100 ribu keluarga terdampak banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.