Fakta Nasional

SPPG Bogor Tamansari Sukamantri: Model Nasional 'Zero Waste' untuk Gizi Berkelanjutan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Tamansari Sukamantri sebagai model nasional yang layak ditiru. SPPG ini sukses bertransformasi menuju sistem produksi yang ramah lingkungan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 December 2025 📖 1 menit
SPPG Bogor Tamansari Sukamantri: Model Nasional 'Zero Waste' untuk Gizi Berkelanjutan
Program pemerintah, MBG akan dirancang untuk evaluasi/net.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Tamansari Sukamantri sebagai model nasional yang layak ditiru. SPPG ini sukses bertransformasi menuju sistem produksi yang ramah lingkungan dengan konsep 'zero waste'. Inovasi utamanya melibatkan pengolahan limbah berbasis maggot dan penerapan skema ekonomi sirkular yang ketat, selain mempertahankan standar higienitas.

Inovasi Maggot: Menekan Limbah, Mencipta Nilai Tambah

Konsep zero waste di Sukamantri berhasil menekan sampah makanan secara drastis. Limbah makanan diolah menjadi pakan maggot, yang kemudian menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyebut praktik ini sebagai rujukan dalam penguatan standar keberlanjutan. Kepala SPPG Sukamantri, Dhia Aidha Wahyuningtyas, menjelaskan siklus ini membuat produksi lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan, 10 Desember 2025.

Roadmap BGN: Ekspansi Model Keberlanjutan

Inovasi yang didampingi oleh Yayasan Mutiara Keraton Solo ini terbukti membawa dampak positif nyata. BGN kini tengah menyiapkan rencana besar untuk mengembangkan model serupa ke lebih banyak SPPG di berbagai provinsi. Tujuannya adalah memastikan seluruh daerah menerapkan standar yang sama, yaitu aman, higienis, efisien, dan minim limbah. Langkah ini dinilai penting untuk keberlanjutan program Gizi Nasional jangka panjang.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK