Fakta Nasional

Strategi Ekonomi Prabowo: Kolaborasi Pemerintah dan APINDO

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hambalang, Bogor. Dalam diskusi intensif selama tiga jam, presiden menekankan visi besar bertajuk "Indonesia…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 February 2026 📖 1 menit
Strategi Ekonomi Prabowo: Kolaborasi Pemerintah dan APINDO
Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hambalang, Bogor.

Dalam diskusi intensif selama tiga jam, presiden menekankan visi besar bertajuk "Indonesia Incorporated". Konsep ini mengedepankan sinergi tanpa sekat antara pemerintah dan sektor swasta demi memacu pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global, dilansir pada 10 Febuari 2026.

Prabowo secara spesifik meminta para pengusaha untuk memperluas investasi di industri padat karya. Sektor-sektor seperti tekstil, garmen, alas kaki, hingga furnitur diharapkan menjadi mesin utama penyerap tenaga kerja.

Selain itu, penguatan UMKM dan industri makanan-minuman dianggap krusial untuk memperkuat kemandirian bangsa dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Menanggapi arahan tersebut, 22 tokoh bisnis nasional yang hadir menyatakan komitmen mereka untuk mendukung program prioritas pemerintah.

Selain industrialisasi, APINDO juga berjanji berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas nutrisi dan pendidikan anak. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mempercepat visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru di Asia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK