Strategi Golkar 2029: Fokus Konsolidasi dan Loyalitas Kabinet
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Partai Golkar mengambil sikap tenang di tengah manuver partai lain yang mulai menyodorkan nama cawapres untuk Pilpres 2029. Di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, partai berlambang beringin ini memilih untuk tetap fokus…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Partai Golkar mengambil sikap tenang di tengah manuver partai lain yang mulai menyodorkan nama cawapres untuk Pilpres 2029.
Di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, partai berlambang beringin ini memilih untuk tetap fokus mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ketimbang terjebak dalam hiruk-pukuk bursa pencalonan dini, dilansir pada 15 Februari 2026.
Analis politik menilai sikap Golkar ini merupakan bentuk loyalitas tinggi terhadap visi keberlanjutan. Ada indikasi bahwa telah terjalin kesepahaman antara Golkar dan Presiden Prabowo terkait stabilitas kabinet.
Bagi Golkar, menjaga jatah kursi menteri dan memastikan kesuksesan program pemerintah saat ini jauh lebih strategis daripada memaksakan figur internal sebagai pendamping Prabowo di masa depan.
Berbeda dengan PAN yang telah mengusung Zulhas, Golkar lebih memilih jalur konsolidasi internal. Dengan waktu pemilu yang masih cukup jauh, energi partai dialokasikan untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput.
Strategi ini dianggap lebih dewasa, di mana Golkar menempatkan kepentingan stabilitas nasional di atas ambisi elektoral jangka pendek.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.