Strategi Haji 1447 H: Prioritas Perlindungan Jemaah Lansia Melalui Skema Murur
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia memperketat standar operasional prosedur untuk penyelenggaraan Haji musim 1447 H. Fokus utama tahun ini adalah perlindungan total bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaa…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia memperketat standar operasional prosedur untuk penyelenggaraan Haji musim 1447 H.
Fokus utama tahun ini adalah perlindungan total bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah dengan risiko tinggi (risti). Menteri Haji, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa keselamatan jemaah harus menjadi fondasi utama sebelum keberangkatan hingga kepulangan.
Pemerintah kini memposisikan istithaah kesehatan bukan hanya sebagai prosedur administratif, melainkan instrumen vital penyelamat nyawa. Skrining kesehatan diperketat, terutama bagi jemaah dengan penyakit penyerta (komorbid).
Calon jemaah diwajibkan mengikuti program edukasi kebugaran agar benar-benar siap menghadapi tantangan fisik selama menjalankan rukun dan wajib haji di tanah suci
Untuk menghindari kelelahan ekstrem saat puncak haji, skema Murur dan Tanazul akan dimaksimalkan. Skema Murur memfasilitasi jemaah lansia untuk melintasi Muzdalifah di dalam bus tanpa harus turun, sementara Tanazul memungkinkan jemaah kembali ke hotel lebih awal setelah prosesi di Mina.
Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kesakitan dan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah rentan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.