Fakta Nasional

Strategi Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Empat Skema dari BGN

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ramadan bukan halangan bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Dadan Hindayana, memastikan program ini tetap berjalan efektif dengan menyesuaikan waktu distribusi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 08 February 2026 📖 1 menit
Strategi Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan: Empat Skema dari BGN
Dadan Hindayana menyatakan menghormati keputusan Presiden Prabowo yang mencopotnya dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena merupakan hak mutlak presiden./(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ramadan bukan halangan bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, memastikan program ini tetap berjalan efektif dengan menyesuaikan waktu distribusi dan jenis makanan. Langkah ini diambil agar pemenuhan gizi bagi siswa, ibu hamil, dan balita tetap terjaga meski dalam suasana bulan suci, 7 Febuari 2026.

Mekanisme utama mencakup pengiriman menu yang lebih awet bagi siswa di wilayah mayoritas muslim agar bisa dijadikan menu berbuka di rumah.

Sementara itu, untuk lingkungan pesantren, jadwal konsumsi akan digeser sepenuhnya ke waktu berbuka puasa dengan proses memasak yang dilakukan di unit pelayanan gizi (SPPG) setempat. Sebaliknya, bagi sekolah di daerah non-muslim, layanan tetap berjalan normal seperti hari biasa.

Selain siswa, kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita akan tetap mendapatkan jatah gizi harian tanpa perubahan jadwal.

BGN juga sedang menggodok integrasi program bagi lansia dan penyandang disabilitas bersama Kementerian Sosial. Inisiatif ini membuktikan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan fisik masyarakat melalui asupan bergizi secara inklusif dan berkelanjutan sepanjang tahun.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK