Sukses Swasembada Telur dan Ayam, Bapanas Dorong Hilirisasi Pangan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada komoditas telur dan ayam. Pencapaian ini menandai keberhasilan pemerintah dan peternak dalam memenuhi kebutuhan protein hewani domesti…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada komoditas telur dan ayam. Pencapaian ini menandai keberhasilan pemerintah dan peternak dalam memenuhi kebutuhan protein hewani domestik tanpa impor.
Namun, Kepala Bapanas Arief Prasetyo menegaskan bahwa upaya tidak berhenti di situ: hilirisasi produk pangan harus diperkuat untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan pelaku usaha.
Meskipun produksi ayam dan telur melimpah, sebagian besar masih dijual dalam bentuk mentah. Dengan memproses menjadi produk siap saji—seperti nugget, ayam ungkep, atau RTE (ready to eat)—peternak dan pelaku UKM dapat meraih margin keuntungan lebih tinggi.
Contoh sukses di satu RT yang menjual ayam geprek 150 porsi per hari dengan harga Rp 20.000 memperlihatkan besarnya potensi added value.
Hilirisasi tidak hanya meningkatkan pendapatan peternak, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru, terutama bagi perempuan dan pelaku mikro. Di masa tantangan PHK, bisnis olahan ayam dan lele olahan beku bisa menjadi solusi economic resilience. Kebijakan pendampingan dan akses permodalan akan mempercepat adopsi teknologi pengemasan vakum dan marinating, sehingga produk lokal semakin kompetitif.
Dengan menciptakan ekosistem pangan terintegrasi—mulai dari produksi hingga pemasaran olahan—Indonesia tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi desa. Dukungan kebijakan fiskal, pembiayaan UMKM, dan pelatihan kewirausahaan menjadi kunci agar target swasembada berlanjut dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.