Fakta Nasional

Suku Bunga Deposito Bank Digital Naik, OJK: Langkah Wajar dan Rasional

FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kenaikan suku bunga deposito pada bank digital sebagai fenomena yang lumrah dan rasional di tengah peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang kini berada di level 5,50%. Kepala…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 18 June 2026 📖 1 menit
Suku Bunga Deposito Bank Digital Naik, OJK: Langkah Wajar dan Rasional
Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. OJK terus memperketat pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan dan memberantas kejahatan finansial digital melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)./scsht net.

FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kenaikan suku bunga deposito pada bank digital sebagai fenomena yang lumrah dan rasional di tengah peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang kini berada di level 5,50%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa bank digital sangat bergantung pada Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya dana mahal, untuk mempertahankan daya saing di pasar.

Dikutip dari CNBC, Saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (17/6/2026), Dian menekankan bahwa langkah perbankan digital menaikkan bunga deposito menunjukkan tingkat kepercayaan mereka yang tinggi terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Meski persaingan perebutan likuiditas diprediksi akan semakin ketat, OJK memastikan bahwa kondisi pasar uang antarbank masih berada dalam koridor normal.

Beberapa pemain industri, seperti PT Bank Jago Tbk. dan PT Bank Raya Indonesia Tbk., kini tengah melakukan kalkulasi cermat terkait biaya dana (cost of fund) mereka agar tetap efisien.

Ooritas pengawas menilai likuiditas perbankan nasional sejauh ini masih cukup kondusif untuk menghadapi dinamika ekonomi ke depan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK