Fakta Nasional

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk

FAKTANASIONAL.NET - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan cukup tajam berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Selain itu, persepsi publik t…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 27 July 2026 📖 1 menit
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk/(ilustrasi)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan cukup tajam berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Selain itu, persepsi publik terhadap kondisi ekonomi nasional juga menunjukkan kecenderungan negatif.

Survei bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden tersebut dilaksanakan pada 5–19 Juli 2026 dan dipublikasikan Minggu (26/7/2026).

Hasil survei itu memperlihatkan perubahan signifikan jika dibandingkan dengan survei sebelumnya pada November 2025, sebagaimana dikutip dari Warta Ekonomi.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan bahwa perubahan tingkat kepuasan publik dipengaruhi oleh penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, hingga penegakan hukum.

Berdasarkan hasil survei, 51,1 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Angka tersebut turun sekitar 30,1 poin persentase dibandingkan survei November 2025 yang mencapai 81,2 persen.

Sementara itu, tingkat ketidakpuasan meningkat tajam. Jika sebelumnya hanya 16 persen, kini jumlah responden yang menyatakan kurang puas maupun tidak puas mencapai 46,9 persen.

Secara rinci, 4,8 persen responden mengaku sangat puas dan 46,3 persen cukup puas. Adapun 35 persen menyatakan kurang puas, 11,9 persen tidak puas sama sekali, sedangkan 2,1 persen memilih tidak menjawab atau tidak mengetahui.

SMRC juga mencatat meningkatnya pesimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Hanya 15,7 persen responden yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik atau sangat baik.

Sebaliknya, 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi berada dalam kategori buruk atau sangat buruk, sedangkan 33,9 persen menganggap kondisinya sedang.

Penilaian terhadap perkembangan ekonomi dibandingkan tahun lalu juga didominasi sentimen negatif.

Sebanyak 45,8 persen responden menyebut kondisi ekonomi saat ini lebih buruk dibandingkan setahun sebelumnya, sementara hanya 19,7 persen yang menilai situasi ekonomi mengalami perbaikan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK