Fakta Nasional

Tanggapan Beijing atas Kesepakatan Tarif Dagang Indonesia–AS

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah China menyikapi kesepakatan tarif dagang bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diumumkan pada 16 Juli 2025. Kesepakatan ini menetapkan tarif 19% untuk barang Indonesia ke AS dan pembebasan tarif…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 18 July 2025 📖 1 menit
Tanggapan Beijing atas Kesepakatan Tarif Dagang Indonesia–AS
Kemendag tengah mengebut Permendag baru untuk mengatur teknis ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy guna menyambut operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) per 1 Juni 2026./(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah China menyikapi kesepakatan tarif dagang bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diumumkan pada 16 Juli 2025. Kesepakatan ini menetapkan tarif 19% untuk barang Indonesia ke AS dan pembebasan tarif untuk produk AS ke Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing menegaskan bahwa China mendukung penyelesaian sengketa ekonomi melalui dialog dan konsultasi setara. “Kami menekankan pentingnya menciptakan iklim kondusif untuk kerja sama perdagangan internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, AS mengenakan tarif 32% pada barang Indonesia berdasarkan surat Trump kepada Presiden Prabowo Subianto (7 Juli 2025). Setelah negosiasi, tarif diturunkan menjadi 19%. Kesepakatan juga mencakup komitmen Indonesia membeli energi senilai US$ 15 miliar, produk agrikultur US$ 4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing, kebanyakan tipe 777.

China sendiri memiliki kesepakatan tarif sementara dengan AS: menurunkan tarif barang impor AS dari 125% ke 10%, sementara AS menurunkan tarif produk China dari 145% menjadi 30% (gabungan tarif dasar 10% dan sanksi 20%), berlaku hingga 12 Agustus 2025. Lin Jian menekankan bahwa pendekatan diplomasi tetap menjadi prioritas Beijing.

Tanggapan positif China terhadap kesepakatan Indonesia–AS mencerminkan strategi Beijing untuk menjaga stabilitas rantai pasok global dan mendukung mekanisme dialog multilateral dalam menyelesaikan sengketa perdagangan.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK