Tangis Pilu Korban Penyekapan 3 Tahun di Cileunyi
FAKTANASIONAL.NET - Sebuah tragedi kemanusiaan terungkap di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Seorang wanita berinisial YTR (29) ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, TH, selama tig…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Sebuah tragedi kemanusiaan terungkap di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Seorang wanita berinisial YTR (29) ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, TH, selama tiga tahun terakhir.
Tangis korban pecah saat ia akhirnya berani mengungkapkan kebenaran di hadapan petugas medis dan keluarga, Senin (22/6/2026).
Kakak korban, Melanie Silviani, menceritakan bahwa adiknya sempat menutup-nutupi kejadian tersebut dengan alasan jatuh di kamar mandi.
Namun, kondisi fisik yang kian memburuk membuat kebohongan tersebut terbongkar.
"Pas ditanya dokter lukanya kenapa, dia malah nangis dan bilang kalau dia jatuh dari kamar mandi. Lalu kelamaan dia bilang, kalau dia disiksa," ujar Melanie dengan nada emosional.
Penyekapan dan siksaan yang berlangsung bertahun-tahun telah menyebabkan YTR menderita luka berat permanen. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Menurut keterangan keluarga, YTR mengalami gangguan penglihatan, bibir sumbing akibat trauma fisik, kesulitan berbicara, hingga kehilangan kemampuan untuk berjalan secara normal.
Melanie menduga adiknya terpaksa bungkam karena ancaman kekerasan yang lebih kejam dari pelaku. Ketakutan akan nyawa dan trauma psikologis yang mendalam membuat YTR terjebak dalam siklus kekerasan tersebut cukup lama.
Pihak keluarga berharap agar penegak hukum memberikan sanksi maksimal bagi pelaku yang telah merenggut masa depan YTR secara kejam.
Kasus ini kini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar guna mencegah kekerasan dalam hubungan asmara yang tersembunyi di balik pintu kamar.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.