Tarung Narasi: Febri Diansyah Goyang Hadapi Boyamin Saiman
AGAK goyang pertahanan emosi Febri Diansyah, kuasa hukum Febrie Adriansyah, saat head to head dengan Boyamin Saiman, pengacara yang dulu anaknya, Almas Tsaqibbirru, menggugat MK terkait usia Capres-Cawapres, yang akhirnya memuluskan langkah Gibran m…
Dengarkan Ringkasan
AGAK goyang pertahanan emosi Febri Diansyah, kuasa hukum Febrie Adriansyah, saat head to head dengan Boyamin Saiman, pengacara yang dulu anaknya, Almas Tsaqibbirru, menggugat MK terkait usia Capres-Cawapres, yang akhirnya memuluskan langkah Gibran mendampingi Prabowo saat Pilpres.
Head to head, antara Febri Diansyah dan Boyamin Saiman itu terjadi di talkshow MetroTV, Cover Both Sides, yang dipandu oleh Marselina Tumundo, kemarin. Apalagi, Maselina terlihat lebih memberi ruang pada Boyamin daripada Febri. Sampai Febri tegas mengatakan, beri saya waktu menjelaskan.
Boyamin tak banyak berbicara soal kasus Febrie Adriansyah. Ia lebih banyak berbicara tentang dirinya. Tentang pengalamannya melakukan Pra-Peradilan yang sudah berjumlah ratusan, tapi hanya puluhan yang dikabulkan. Itu yang membuat Febri hilang fokus, head to head, dengan Boyamin.
Apa pun di-Pra-Peradilan-kan oleh Boyamin. Bahkan ia bercerita tentang usahanya mengajarkan rekan di daerah-daerah, untuk melakukan Pra-Peradilan atas kasus-kasus yang mangkrak. Bahkan, kalau sampai kasus Febrie ini mangkrak, maka ia sudah bersifat untuk melakukan Pra-Peradilan terhadap Kejagung.
Sementara Febri Diansyah fokus menjelaskan kasus yang sedang dialami kliennya, yang akan mengajukan Pra-Peradilan. Boyamin justru setuju dengan langkah Pra-Peradilan itu, karena baginya, itu akan membongkar tindakan pidana FA sendiri. Boyamin jalan dengan logikanya sendiri.
Saat Febri menegaskan pentingnya predicate crime, Boyamin justru membantah bahwa itu tidak penting dan menunjukkan bukti-bukti bahwa sudah pernah terjadi yang seperti itu dalam tindak pidana TPPU. Gaya bicara Boyamin yang ceplas-ceplos dan Febri yang tenang dan tertata memang sungguh berbeda.
Pada bagian Boyamin menegaskan bahwa ia tak akan pernah menjadi kuasa hukum kasus korupsi, karena tak sanggup dikatakan dibayar koruptor, saat itulah Febri Diansyah hanya bisa diam dan menahan nafas agar tidak terlalu emosi. Setelah berkali-kali tampil, baru kali ini Febri terlihat agak kalah meladeni orang yang urakan seperti Boyamin Saiman. (ERIZAL)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.