Fakta Nasional

TB Hasanuddin: Saya Sudah Peringatkan Budi Arie Soal Keterlibatan ASN dalam Judi Online

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengungkapkan kekecewaannya atas terungkapnya keterlibatan oknum ASN Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) dalam kasus judi online. Ia mengaku telah lama menduga adanya prak…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 06 November 2024 📖 1 menit
TB Hasanuddin: Saya Sudah Peringatkan Budi Arie Soal Keterlibatan ASN dalam Judi Online
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin/andri.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengungkapkan kekecewaannya atas terungkapnya keterlibatan oknum ASN Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) dalam kasus judi online.

Ia mengaku telah lama menduga adanya praktik tersebut dan sempat menyampaikan kekhawatirannya kepada Menteri Komunikasi dan Informatika sebelumnya, Budi Arie Setiadi.

"Saya sudah memprediksi adanya keterlibatan oknum ASN dalam kasus judi online. Sayangnya, saat itu tidak mendapat perhatian serius dari Menteri Budi Arie," ujar TB Hasanuddin.

Menurut TB Hasanuddin, dugaan keterlibatan ASN dalam judi online bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kementerian Kominfo memiliki wewenang untuk memblokir situs-situs judi online. Namun, maraknya kasus judi online menunjukkan adanya kegagalan dalam menjalankan tugas tersebut.

"Seharusnya masalah judi online bisa segera diatasi jika tidak ada yang bermain atau menyalahgunakan wewenang," tegasnya.

Penegasan TB Hasanuddin ini diperkuat dengan penangkapan 11 tersangka oknum pegawai Kominfo yang terlibat dalam kasus judi online. Mereka terbukti telah menyalahgunakan wewenang dengan membuka blokir situs judi online dan bahkan mendapatkan keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut.

"Mereka seharusnya memblokir situs judi online, tapi malah membinanya," kata Hasanuddin.

Kasus ini semakin menguatkan data survei Drone Emprit yang menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan jumlah pemain judi online terbanyak. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan dan berdampak buruk bagi masyarakat, terutama generasi muda.

TB Hasanuddin berharap Menteri Komunikasi dan Digital yang baru, Meutya Hafid, dapat melakukan bersih-bersih di lingkungan kementerian. Ia optimistis Meutya, yang sebelumnya juga duduk di Komisi I, akan serius dalam memberantas judi online.

"Saya berharap Menteri Meutya dapat membersihkan Kominfo dari praktik-praktik koruptif," ujarnya.

Selain itu, TB Hasanuddin juga meminta aparat penegak hukum untuk terus menindak tegas para pelaku judi online. "Siapapun yang terlibat harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya.[dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK