Fakta Nasional

Telkom dan EDB Singapura Jalin Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur Digital Rendah Karbon

FAKTANASIONAL.NET — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Economic Development Board (EDB) Singapura melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Cooperation on Digital Infrastruc…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 15 July 2026 📖 2 menit
Telkom dan EDB Singapura Jalin Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur Digital Rendah Karbon
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan ekosistem teknologi dan infrastruktur digital regional berbasis energi bersih./Dok. Humas Telkom
) -->

FAKTANASIONAL.NET — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Economic Development Board (EDB) Singapura melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Cooperation on Digital Infrastructure.

Kerja sama berskema business-to-business (B2B) ini diarahkan untuk menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon guna mendukung ekosistem teknologi regional.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama Managing Director Singapore Economic Development Board Jermaine Loy di Jakarta.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari rangkaian kerja sama bilateral yang diumumkan dalam agenda Leaders' Retreat Indonesia-Singapura untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital regional dan transisi energi.

Baca Juga: Target Rampung Akhir 2026, Danantara dan BP BUMN Bakal Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

Melalui kerja sama ini, infrastruktur digital yang akan dikembangkan bakal memanfaatkan pasokan listrik rendah karbon lintas negara.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisi domestik pada rantai nilai infrastruktur digital di tingkat kawasan.

"Kami meyakini bahwa masa depan ekonomi digital membutuhkan kolaborasi lintas negara yang mampu mengintegrasikan konektivitas, infrastruktur digital, dan energi bersih secara berkelanjutan," ujar Dian di Jakarta.

Langkah strategis ini juga mendapat respons positif dari kalangan pelaku investasi nasional.

Managing Director Danantara Investment Management Stefanus Ade Hadiwidjaja menilai integrasi antara infrastruktur digital, energi hijau, dan konektivitas regional akan meningkatkan daya saing proyek yang dihasilkan serta memberikan nilai pembangunan jangka panjang bagi Indonesia.

"Ketika infrastruktur digital, energi hijau, dan kerja sama regional dikembangkan secara terintegrasi, maka proyek yang dihasilkan menjadi lebih kompetitif, berkelanjutan, dan menarik bagi penciptaan nilai jangka panjang. Model kolaborasi seperti inilah yang akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan," kata Stefanus.

Senada dengan hal tersebut, Managing Director Business 2 Danantara Asset Management Setyanto Hantoro menegaskan bahwa orkestrasi aset dan kapabilitas nasional yang dimiliki oleh BUMN melalui kerja sama ini menjadi instrumen penting untuk membentuk platform bisnis yang berdaya saing global.

Setyanto menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan membangun fasilitas fisik baru, melainkan juga membuka ruang pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Kemitraan antara TelkomGroup dan EDB Singapura ini diharapkan dapat mempercepat implementasi inisiatif transisi energi serta memperkokoh infrastruktur berkelanjutan yang menjadi prioritas bersama kedua negara.

Baca Juga: Hari SDR: Pemborosan BUMN Warisan Erick Thohir


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK