Fakta Nasional

Telkom Kehilangan Komisaris: Yohanes Surya Mundur Jelang RUPSLB

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan kabar penting menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Perusahaan pelat merah ini melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pengunduran diri Yoha…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 23 November 2025 📖 1 menit
Telkom Kehilangan Komisaris: Yohanes Surya Mundur Jelang RUPSLB
Telkom Indonesia/(foto:ilustrasi/fakta)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan kabar penting menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Perusahaan pelat merah ini melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pengunduran diri Yohanes Surya dari posisi Komisaris Independen. Surat pengunduran diri diterima perseroan pada 20 November 2025. SVP Corporate Secretary Telkom, Jati Widagdo, memastikan bahwa keputusan ini tidak akan menimbulkan dampak material terhadap kelangsungan usaha perusahaan, menjamin operasional Telkom akan tetap berjalan normal, dilansir pada 23 November 2025.

Transisi dan Agenda RUPSLB

Telkom memastikan akan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai ketentuan regulator untuk memproses administrasi dan menetapkan pengganti Yohanes Surya. Pengunduran diri ini disampaikan berdekatan dengan jadwal RUPSLB yang akan diselenggarakan secara daring pada 12 Desember 2025. Perubahan susunan pengurus perseroan menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas oleh pemegang saham dalam rapat tersebut. Hasil RUPSLB juga akan menentukan tindak lanjut terhadap struktur organisasi pasca pengunduran diri komisaris independen ini.

Fokus pada Pemisahan Bisnis dan PDNS

Selain perubahan pengurus, RUPSLB Telkom juga akan membahas sejumlah agenda krusial lainnya. Di antaranya adalah persetujuan mengenai pemisahan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity (tahap I), perubahan anggaran dasar, dan pendelegasian wewenang persetujuan RKAP 2026. Yang tak kalah penting, rapat akan memutuskan penerimaan penugasan pemerintah untuk penyediaan layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) selama masa transisi. Dengan tanggal recording date bagi pemegang saham ditetapkan pada 19 November 2025, RUPSLB ini diproyeksikan menjadi momen penentuan arah strategis Telkom ke depan.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK