Tembus Arus Samba, Mantri BRI Hadirkan Solusi Keuangan di Pelosok Negeri
Dedikasi dalam menghadirkan layanan perbankan yang dekat dengan masyarakat terus ditunjukkan oleh insan BRILiaN (pekerja BRI) di berbagai wilayah Indonesia.
FAKTANASIONAL.NET- Dedikasi dalam menghadirkan layanan perbankan yang dekat dengan masyarakat terus ditunjukkan oleh insan BRILiaN (pekerja BRI) di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Randy Kristian, Mantri BRI Unit Tumbang Samba,…
FAKTANASIONAL.NET- Dedikasi dalam menghadirkan layanan perbankan yang dekat dengan masyarakat terus ditunjukkan oleh insan BRILiaN (pekerja BRI) di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satunya adalah Randy Kristian, Mantri BRI Unit Tumbang Samba, yang selama dua tahun terakhir menjalankan tugas dengan penuh semangat untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah Sungai Samba, Kalimantan Tengah.
Bagi Randy, menjadi seorang Mantri BRI bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melakukan survei pinjaman, maupun menagih angsuran. Lebih dari itu, profesi ini merupakan bentuk pengabdian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.
Dalam menjalankan tugasnya, Randy harus menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah. Kondisi wilayah yang didominasi aliran sungai, akses transportasi terbatas, serta jarak antardesa yang cukup jauh menjadi bagian dari kesehariannya dalam menjangkau nasabah.
Setiap hari, Randy mempersiapkan perjalanan dengan sepeda motor Honda Verza maupun perahu ketinting untuk menjangkau masyarakat di wilayah kerjanya. Salah satu rute yang harus dilalui adalah menyusuri Sungai Katingan sebelum melanjutkan perjalanan memasuki Sungai Samba yang memiliki arus lebih deras dan sejumlah rintangan berupa batang kayu besar di sepanjang alirannya.
Tantangan semakin terasa ketika kondisi cuaca kurang bersahabat. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dapat menyebabkan debit air meningkat dan arus sungai menjadi lebih deras.
Namun, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mempertimbangkan kondisi perjalanan, Randy berupaya memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap dapat terlaksana.
Salah satu pengalaman yang membekas baginya adalah ketika harus menjangkau Pak Sori, seorang pekebun sawit di Desa Tura yang membutuhkan akses pembiayaan untuk mendukung pengembangan usahanya. Perjalanan menuju lokasi nasabah tersebut mengharuskannya melewati aliran Sungai Samba yang sedang mengalami peningkatan debit air akibat hujan deras.
Dengan persiapan dan pengalaman selama bertugas di lapangan, Randy akhirnya tiba di lokasi tujuan. Kedatangannya disambut hangat oleh Pak Sori dan masyarakat setempat.
Di sebuah warung sederhana, Randy menjalankan tugasnya dengan melakukan pendampingan pengajuan pinjaman Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) BRI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan perkebunan sawit.
Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, Randy juga memperkenalkan dan mendampingi nasabah dalam menggunakan aplikasi BRImo agar masyarakat semakin mudah melakukan berbagai transaksi perbankan secara digital.
Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran BRI tidak hanya berorientasi pada penyediaan layanan keuangan, tetapi juga berperan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar semakin memahami serta memanfaatkan layanan perbankan.
“Menjadi Mantri BRI bukan sekadar bekerja di balik meja atau mengejar target kantor. Bagi saya, ini tentang bagaimana kita bisa hadir langsung di tengah masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan membantu memberikan solusi agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang. Ada kebahagiaan tersendiri ketika kita bisa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meskipun harus menempuh perjalanan yang tidak mudah,” ungkap Randy.
Dedikasi Randy merupakan salah satu gambaran nyata komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah pelosok. Melalui peran Mantri BRI sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan, BRI terus berupaya mendekatkan akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Pemimpin Cabang BRI BO Palangka Raya menyampaikan bahwa semangat pengabdian para pekerja di lapangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan komitmen BRI untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Melalui dedikasi insan BRILiaN seperti Randy, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan perbankan. BRI terus berupaya hadir lebih dekat, memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pelaku usaha mikro agar dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.
Bagi Randy, setiap perjalanan menyusuri sungai bukan sekadar perjalanan menuju lokasi nasabah. Di balik setiap perjalanan tersebut, ada harapan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha, ada potensi ekonomi daerah yang perlu didukung, serta ada kesempatan untuk memberikan manfaat lebih luas.
Melalui semangat melayani tanpa mengenal batas wilayah, BRI BO Palangka Raya terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Sebab, bagi BRI, menghadirkan layanan keuangan bukan hanya tentang menjangkau tempat, tetapi juga tentang menjangkau harapan dan membuka peluang bagi masa depan masyarakat yang lebih baik. ( Ack )
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.