Fakta Nasional

Tensi Tinggi Warnai Muktamar X PPP, Dua Kubu Beda Pandangan Saling Teriak

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pembukaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9) sore, berlangsung dengan tensi tinggi. Insiden bermula ketika sejumlah kader berdiri dan menyuarakan protes saat Plt Ketua Umu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 28 September 2025 📖 1 menit
Tensi Tinggi Warnai Muktamar X PPP, Dua Kubu Beda Pandangan Saling Teriak
Plt Ketua Umum PPP, M. Mardiono diteriaki saat menyampaikan pidato sambutan di Muktamar X PPP, Sabtu (27/9/2025)/Foto: Kompas

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pembukaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9) sore, berlangsung dengan tensi tinggi.

Insiden bermula ketika sejumlah kader berdiri dan menyuarakan protes saat Plt Ketua Umum PPP, M. Mardiono. Dua kubu yang berbeda pandangan terlibat aksi saling teriak.

Acara pun sempat terhenti. Pembawa acara segera menenangkan peserta dan meminta mereka kembali duduk.

Setelah kondisi lebih terkendali, Mardiono melanjutkan sambutannya meski beberapa kali diselingi teriakan dari kader, mulai dari “Ketua baru, ketua baru” hingga “Perubahan-perubahan”.

Dari sisi lain, terdengar pula seruan “Lanjutkan!” dari kubu pendukungnya.

Dalam sambutannya, Mardiono menegaskan tiga agenda utama Muktamar X PPP. Pertama, laporan pertanggungjawaban kinerja lima tahun terakhir.

Kedua, pembahasan program kerja partai untuk lima tahun mendatang. Ketiga, pembentukan struktur organisasi baru, termasuk pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, bendahara umum, hingga jajaran lainnya.

Keributan kembali terjadi Mardiono meladeni wawancara cegat pintu (doorstop) wartawan usai sambutan. Saat itu, tiba-tiba dari arah belakang Mardiono ada teriakan 'Perubahan-perubahan' dari sejumlah kader.

Situasi langsung tidak kondusif, dan terjadi saling dorong, bahkan lempar kursi, antara satgas pengamanan dari internal PPP dengan sejumlah kader di lokasi.

Namun saat berita ini diturunkan, situasi sudah kondusif.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK