Terdiri dari 13 Anggota, Tim Pengawas Intelijen DPR Resmi Dilantik
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani resmi melantik Tim Pengawas Intelijen DPR di Ruang Rapat Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024). Tim ini dibentuk untuk memastikan pengawasan…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani resmi melantik Tim Pengawas Intelijen DPR di Ruang Rapat Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024).
Tim ini dibentuk untuk memastikan pengawasan terhadap kinerja intelijen negara agar tetap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan undang-undang.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, yang menyebutkan bahwa pengawasan eksternal terhadap intelijen negara dilakukan oleh Komisi I DPR RI.
Tim ini berada di bawah koordinasi Wakil Ketua DPR RI bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam), Sufmi Dasco Ahmad.
"Tugas tim ini adalah memastikan sinergi antara semua kementerian dan lembaga terkait, sehingga langkah antisipasi dan mitigasi bisa dilakukan dengan baik dan benar," kata Puan usai pelantikan.
Tim Pengawas Intelijen DPR memiliki tanggung jawab mewakili publik dalam memastikan lembaga-lembaga intelijen seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri menjalankan tugasnya sesuai fungsi yang diatur.
"Lembaga intelijen negara bertugas mendeteksi, mengidentifikasi, dan menganalisis berbagai ancaman terhadap keselamatan dan keamanan nasional. Tim ini akan memastikan kinerja tersebut berjalan sesuai koridor tanpa penyimpangan," ujar Puan.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarstakeholder terkait, demi menciptakan sistem keamanan nasional yang solid dan transparan.
"Harus ada semangat bersama untuk membangun bangsa tanpa ada kepentingan yang merugikan negara. Dengan pengawasan yang baik, rakyat bisa percaya terhadap badan intelijen yang menyimpan banyak rahasia negara ini," tegasnya.
Menurut Puan, keberadaan tim ini bertujuan untuk menjaga akuntabilitas intelijen negara dalam menjalankan tugasnya, termasuk memberikan peringatan dini terhadap potensi ancaman dan memanfaatkan peluang bagi keamanan nasional.
"Kami berharap Tim Pengawas Intelijen dapat bekerja optimal untuk mendukung upaya membangun bangsa dan negara yang aman, sejahtera, dan berdaulat," tutup Puan.
Tim Pengawas Intelijen DPR terdiri dari 13 anggota, dengan lima pimpinan utama. Berikut adalah susunan lengkapnya:
Koordinator: Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI Korpolkam)
Pimpinan: Utut Adianto, Dave Laksono, G. Budisatrio Djiwandono, Ahmad Heryawan, dan Anton Sukartono
Anggota: Junico BP Siahaan, Gavriel P. Novanto, Endipat Wijaya, Viktor Laiskodat, Abdul Halim Iskandar, Jazuli Juwaini, Farah Putri Nahlia, Rizki Aulia Rahman.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.