Terungkap, Begini Awal Mula Sutrimo Bekerja dengan Febrie Adriansyah
FAKTANASIONAL.NET - Sutrimo, pria yang ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Jakarta Selatan, diketahui telah cukup lama bekerja bersama mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Informasi terse…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Sutrimo, pria yang ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Jakarta Selatan, diketahui telah cukup lama bekerja bersama mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Informasi tersebut disampaikan pihak keluarga Sutrimo.
Dikutip dari detikJateng, Selasa (11/8/2026), pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, membenarkan hubungan pekerjaan tersebut. Namun, keluarga belum mengetahui secara pasti jabatan Sutrimo, termasuk apakah dirinya merupakan kepala rumah tangga (karumga) di kediaman Febrie.
“Oh, betul. Kalau itu betul. Cuma tentang apakah dia karumga atau bukan, keluarga nggak ada yang tahu,” kata Aan.
Aan menjelaskan, Sutrimo sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan. Keluarga mengetahui bahwa Sutrimo pernah terlibat dalam pembangunan rumah milik Febrie Adriansyah.
Setelah proyek tersebut selesai, Sutrimo kemudian dipercaya untuk bekerja bersama Febrie.
“Pak Sutrimo itu memang pekerjaan dulunya awalnya adalah tukang. Memang membiayai bangunan dan lain-lain. Setahu keluarga Pak Sutrimo ini ya bangun rumah Pak Febrie,” jelasnya.
Menurut Aan, Sutrimo bahkan sempat berhenti bekerja selama sekitar dua tahun untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Setelah itu, dia kembali bekerja bersama Febrie.
Dalam pekerjaannya, tugas Sutrimo disebut cukup beragam. Selain menangani pekerjaan proyek tertentu, dia juga membantu mengurus sejumlah kebutuhan rumah milik Febrie.
"Sehari-hari pekerjaan Pak Sutrimo itu macam-macam. Kadangkala disuruh ngerjain proyek. Kalau tidak keluar, ya Pak Sutrimo di rumah ngurusin rumah-rumahnya Pak Febrie,” ungkap Aan.
Tugas tersebut termasuk memperbaiki bagian rumah hingga membayar kebutuhan seperti listrik.
“Misalnya benerin apa segala macam. Termasuk disuruh bayar listrik, bayar apa. Jadi salah satu kepercayaannya beliau,” kata Aan.
Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab kematian Sutrimo. Jenazahnya juga dijadwalkan menjalani ekshumasi untuk membantu proses penyelidikan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.