Fakta Nasional

Tiga Pemuda Indonesia Torehkan Sejarah di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026

FAKTANASIONAL.NET - Merujuk pada siaran pers resmi perhelatan, tiga delegasi pemuda Tanah Air sukses mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Grand Opening Ceremony OIC Youth Capital Konya 2026. Forum tingkat dunia ini diselenggarakan secara megah d…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 12 May 2026 📖 1 menit
Tiga Pemuda Indonesia Torehkan Sejarah di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026
Tiga Pemuda Indonesia Torehkan Sejarah di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026

FAKTANASIONAL.NET - Merujuk pada siaran pers resmi perhelatan, tiga delegasi pemuda Tanah Air sukses mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Grand Opening Ceremony OIC Youth Capital Konya 2026.

Forum tingkat dunia ini diselenggarakan secara megah di Selçuklu Congress Center, Konya, Turki, pada Senin (11/5/2026).

Ketiga representasi kebanggaan tersebut adalah Presiden OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita, Nur Ghina Muslimah (perwakilan PB HMI dan OIC Youth Indonesia), serta Ery Alfian Yudha dari Kemenpora RI. Kehadiran mereka di sana berbaur dengan puluhan delegasi pemuda dari 40 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Konya, kota sarat sejarah peninggalan sang sufi Jalaluddin Rumi, untuk kedua kalinya dipercaya menjadi tuan rumah program unggulan Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) ini.

Puncak kemeriahan acara ditandai dengan prosesi Key Handover Ceremony, yakni penyerahan estafet simbolis dari Maroko selaku tuan rumah Marrakech 2025 kepada Wali Kota Konya, H.E. Uğur İbrahim Altay.

Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh deretan tokoh penting, seperti Dr. Boubakari Maiga dari Sekretariat OKI, Presiden ICYF H.E. Taha Ayhan, hingga Menteri Pemuda dan Olahraga Turki H.E. Osman Aşkın Bak.

Para pemimpin dunia yang hadir menaruh harapan besar agar forum bergengsi ini melahirkan ide-ide konstruktif demi meredam konflik dan mendorong perdamaian umat. Rangkaian pembukaan ini juga dimeriahkan oleh suguhan seni teatrikal lintas peradaban yang memukau para undangan.

Bagi delegasi Indonesia, momentum internasional ini bukan sekadar partisipasi seremonial belaka. Astrid menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan penuh untuk menjalin kolaborasi konkret antarbangsa.

Di sisi lain, Nur Ghina Muslimah secara proaktif memperkenalkan budaya nusantara melalui pembagian cinderamata khas Indonesia kepada para perwakilan negara lain.

Sebagai wujud penghormatan tuan rumah, Pemerintah Kota Konya memfasilitasi seluruh peserta dengan KonyaKart, sebuah kartu akses transportasi publik gratis untuk menjelajahi sudut kota selama rangkaian acara berlangsung dari tanggal 10 hingga ditutup pada sesi kepulangan di 12 Mei 2026.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK