Fakta Nasional

Tiga Program Unggulan Prabowo Jadi "Mesin" Baru Pertumbuhan Ekonomi

FAKTANASIONAL.NET - Hasil riset terbaru dari Adidaya Institute membawa angin segar bagi optimisme ekonomi nasional. Sebanyak 43 persen ahli sepakat bahwa klaster Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Program 3 Juta Rumah…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 February 2026 📖 1 menit
Tiga Program Unggulan Prabowo Jadi "Mesin" Baru Pertumbuhan Ekonomi
/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Hasil riset terbaru dari Adidaya Institute membawa angin segar bagi optimisme ekonomi nasional.

Sebanyak 43 persen ahli sepakat bahwa klaster Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Program 3 Juta Rumah akan menjadi mesin utama (engine) pendorong pertumbuhan ekonomi di era pemerintahan Prabowo-Gibran, dilansir pada 26 Februari 2026.

Ekonom Bramastyo B. Prastowo menjelaskan bahwa riset ini memetakan prioritas pemerintah ke dalam tiga kategori. Dukungan terhadap Palestina Merdeka ditempatkan sebagai program "Jangkar" yang memperkuat legitimasi moral.

Sementara itu, program seperti Makan Bergizi Gratis dan cek kesehatan masuk dalam kategori "Stabilisator" sosial. Pengklasifikasian ini bertujuan agar pemerintah memiliki panduan strategis dalam memacu angka pertumbuhan secara signifikan.

Kekuatan program "Mesin" terletak pada kemampuannya menciptakan multiplier effect. Program 3 Juta Rumah, misalnya, diprediksi akan menghidupkan sektor konstruksi, logistik, hingga UMKM bahan bangunan.

Jika disinergikan dengan penguatan produksi di desa melalui KDKMP dan Kampung Nelayan, maka daya beli masyarakat akan melonjak.

Para ahli menekankan pentingnya integrasi antarprogram agar pertumbuhan ekonomi tidak sekadar angka, tapi dirasakan nyata hingga ke pelosok.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK