Fakta Nasional

Tipu Korban Miliaran Rupiah, Modus Jual Beli Titik Layanan Gizi Disikat BGN dan Polri

FAKTANASIONAL.NET — Maraknya kasus penipuan bermodus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah langsung direspons tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Demi mengamankan program strategis ini, BGN resmi menggandeng Kep…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 26 May 2026 📖 2 menit
Tipu Korban Miliaran Rupiah, Modus Jual Beli Titik Layanan Gizi Disikat BGN dan Polri
BGN kini melarang keras adanya afiliasi pegawai dengan dapur mitra demi mencegah konflik kepentingan./net

FAKTANASIONAL.NET — Maraknya kasus penipuan bermodus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah langsung direspons tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Demi mengamankan program strategis ini, BGN resmi menggandeng Kepolisian Republik Indonesia untuk memberangus para mafia pencari untung ilegal.

Langkah cepat ini ditandai dengan kedatangan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, yang menyambangi Markas Bareskrim Polri pada Senin (25/5/2026).

Kedatangannya bertujuan untuk menggelar koordinasi intensif bersama Kepala Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Kasatgas MBG) Polri, Nurworo Danang.

Baca Juga: Anggaran Dipangkas Jadi Rp268 T, BGN Pangkas Hari Layanan Makan Bergizi Gratis

“Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah,” ujar Sony di Bareskrim Polri, Jakarta.

Modus Catut Nama Pejabat dan Setor Uang

Sony membeberkan bahwa para korban terjebak oleh rayuan manis oknum yang mengaku-ngaku sebagai orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang nekat memalsukan identitas sebagai pejabat internal BGN.

Pelaku kemudian menawarkan 'jalur kilat' pendaftaran titik SPPG dengan syarat korban harus menyetorkan sejumlah uang tunai sebagai biaya administrasi atau pelicin.

Sejauh ini, salah satu jaringan penipuan terbesar berhasil diendus dan diringkus oleh jajaran Polda Jawa Barat. Di wilayah tersebut, aksi lancung pelaku diketahui telah memakan hingga 21 korban dengan akumulasi kerugian fantastis mencapai Rp1,9 juri atau rata-rata per orang diperas sekitar Rp100 juta.

Ironisnya, bercak penipuan serupa kini dilaporkan mulai menjamur ke wilayah lain seperti Tangerang hingga Lombok Timur yang saat ini tengah masuk dalam radar pengembangan.

“Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Sony mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya iming-iming calo.

Polri Janji Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

Merespons laporan tersebut, Kasatgas MBG Polri, Nurworo Danang, memastikan bahwa korps kepolisian tidak akan tinggal diam dan siap mengerahkan personel untuk memburu para pelaku penipuan program gizi nasional ini di berbagai daerah.

“Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum,” tandas Danang secara lugas.

Baca Juga: Parah!!! Gimmick Pemangkasan Anggaran MBG Merusak Trust Pasar


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK