Fakta Nasional

Tito Karnavian : Penerapan Iklim Kompetitif Bisa Tangani Persoalan Air

FAKTA NASIONAL - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan bakal membuat iklim yang kompetitif dalam menghadapi persoalan air di dalam negeri. Mengingat persoalan akses air bersih dan minum banyak ditangani langsung oleh daerah. "D…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 23 May 2024 📖 1 menit
Tito Karnavian : Penerapan Iklim Kompetitif Bisa Tangani Persoalan Air
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian (tengah) usai menghadiri Session Local and Regional Government Forum dalam rangkaian World Water Forum (WWF) ke 10 di Bali, Rabu 22 Mei 2024. Foto : Istimewa

FAKTA NASIONAL - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan bakal membuat iklim yang kompetitif dalam menghadapi persoalan air di dalam negeri. Mengingat persoalan akses air bersih dan minum banyak ditangani langsung oleh daerah.

"Dari pak Menteri PUPR memberikan saran. Ini kan menggunakan prinsip semi otonomi daerah termasuk air ini ditangani oleh daerah, seperti air minum oleh kabupaten dan kota bukan Nasional," ucapnya usai menghadiri Session Local and Regional Government Forum dalam rangkaian World Water Forum (WWF) ke 10 di Bali, Rabu 22 Mei 2024.

Tito mengatakan, dengan iklim yang kompetitif maka daerah akan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam pengelolaan air. Artinya pemerintah bakal memberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil.

Sementara teguran bagi daerah yang tidak maksimal. Adpaun biasanya penghargaan yang diberikan pemerintah berupa tambahan dana insentif fiskal seperti yang dilakukan pada penanganan inflasi daerah.

Lebih lanjut Tito menyebutkan bakal segera mengusulkan ide ini. Adapun menurut dia alokasi dana insentif fiskal yang nantinya disiapkan sebesar Rp10 Miliar.***

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK