TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang atas Perintah Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama masyarakat setempat melakukan pembongkaran pagar laut sepanjang 30 kilometer di pesisir Laut Tangerang. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden RI Prabowo Su…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama masyarakat setempat melakukan pembongkaran pagar laut sepanjang 30 kilometer di pesisir Laut Tangerang. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk menangani keluhan nelayan yang mengalami kesulitan melaut akibat keberadaan pagar tersebut.
Proses pembongkaran dilakukan secara terpadu oleh sekitar 600 orang yang terdiri dari prajurit TNI AL dan masyarakat. Mereka berlayar dari Pos TNI AL Tanjung Pasir menuju lokasi pagar laut di tengah laut. Keberadaan pagar laut selama ini dianggap menyulitkan para nelayan untuk mencari ikan sebagai mata pencaharian utama mereka.
Komandan Lantamal III Jakarta, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan mempermudah masyarakat, khususnya nelayan, dalam mencari nafkah di laut. "Selain TNI, yang lebih penting adalah melibatkan masyarakat karena ini untuk kepentingan mereka. Kami hadir di sini atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Untuk kepentingan masyarakat, kita akan selalu hadir, terutama dalam membantu nelayan mencari nafkah," ujar Harry di hadapan awak media.
Pembongkaran pagar laut ini melibatkan berbagai elemen TNI AL, termasuk Prajurit Lantamal III, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III, Penyelam Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Dislambair), Lanal Banten, Satkopaska Koarmada I, dan Diskes Koarmada I. Tim gabungan tersebut memastikan pencabutan pagar dilakukan secara aman dan efisien.
Proses pembongkaran ditargetkan selesai dalam beberapa hari dengan rata-rata pencabutan sepanjang dua kilometer per hari. "Kami akan berupaya secepat mungkin agar masyarakat dapat segera kembali melaut tanpa hambatan. Diharapkan stakeholder terkait juga turut membantu menuntaskan kesulitan nelayan ini," lanjut Harry.
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut, yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI AL dan masyarakat. “TNI lahir dari rahim rakyat, maka sudah seharusnya TNI AL hadir untuk rakyat, terutama dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Harry.
Pembongkaran pagar laut ini menjadi langkah nyata TNI AL dalam mendukung nelayan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan pelaksanaan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.