Fakta Nasional

Tok! Komisi X DPR Dukung Pembatalan PJJ, Sekolah Tetap Tatap Muka

FAKTANASIONAL.NET - Wacana pembelajaran jarak jauh (PJJ) resmi dibatalkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari Komisi X DPR RI. Pada Jumat, 27 Maret 2026, Ketua Komisi X DPR RI, Het…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 28 March 2026 📖 1 menit
Tok! Komisi X DPR Dukung Pembatalan PJJ, Sekolah Tetap Tatap Muka
BGN(Badan Gizi Nasional/(foto:ilustrasi/fakta)

FAKTANASIONAL.NET - Wacana pembelajaran jarak jauh (PJJ) resmi dibatalkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti.

Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari Komisi X DPR RI. Pada Jumat, 27 Maret 2026, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) harus tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kualitas pendidikan nasional.

Menurut Hetifah, interaksi langsung antara guru dan siswa tidak bisa digantikan oleh layar digital. PTM dianggap lebih efektif untuk kegiatan praktikum serta pembentukan karakter siswa.

Selain itu, sistem zonasi yang membuat siswa bersekolah dekat rumah sebenarnya sudah membantu efisiensi energi. Sebaliknya, PJJ yang berkepanjangan dikhawatirkan memicu learning loss dan kesenjangan akses fasilitas antar siswa.

Meski PTM diprioritaskan, DPR memandang PJJ tetap berguna sebagai solusi adaptif dalam kondisi khusus, seperti bencana alam atau wilayah terpencil yang krisis pengajar.

Namun, untuk kondisi normal pasca libur Idulfitri, pemerintah daerah diimbau untuk tidak ragu melanjutkan sekolah tatap muka. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan lingkungan sekolah tetap aman serta kondusif bagi peserta didik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK