Fakta Nasional

Topan Obaja, Orang Dekat Gubernur Sumut yang Terjerat OTT

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penangkapan Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Ginting, memunculkan sorotan karena ia dikenal sebagai orang terdekat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Topan pernah menjadi bawahan langsung saat Bobby menjabat Wali Kota…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 01 July 2025 📖 1 menit
Topan Obaja, Orang Dekat Gubernur Sumut yang Terjerat OTT
KPK menemukan indikasi TPPU dari kasus Silmy Karim./(ist/fkn)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penangkapan Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Ginting, memunculkan sorotan karena ia dikenal sebagai orang terdekat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Topan pernah menjadi bawahan langsung saat Bobby menjabat Wali Kota Medan, dan diboyong untuk menempati kursi PUPR setelah Bobby dilantik Gubernur pada 24 Februari 2025.

Topan Obaja Ginting memulai karier sebagai Camat Medan Tuntungan sebelum menjadi Plt. Sekda Medan dan akhirnya Kadis PU Pemko Medan.

Hubungan dekat dengan Bobby terjalin selama mereka berkolaborasi di Pemko Medan. Kedekatan ini sempat menuai pujian, namun kini berubah menjadi catatan kelam setelah OTT KPK.

Di kantor Gubernur Sumut, Senin (30/6), Bobby Nasution mengaku kecewa atas OTT ini dan memastikan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Topan. “Saya sudah ingatkan agar tidak merugikan masyarakat maupun keluarga,” ujarnya singkat. Meski tidak menutup kemungkinan memanggil pejabat lain terkait penyelidikan, Pemprov Sumut menegaskan prinsip penegakan hukum tetap diutamakan.

Kasus ini juga menyoroti kepemilikan rumah mewah Topan di Medan Tuntungan yang tidak tercantum di LHKPN. Meski Topan membantah kepemilikan, KPK terus menggali fakta. Hingga saat ini, lima tersangka telah ditahan, termasuk Topan Obaja Ginting dan beberapa pejabat UPTD serta kontraktor swasta.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK