Tragedi Lebanon hingga Skandal BAIS: DPR Segera Panggil Menhan Sjafrie!
FAKTANASIONAL.NET - DPR RI kini tengah bersiap meminta pertanggungjawaban serius dari Kementerian Pertahanan. Komisi I DPR menjadwalkan rapat kerja (Raker) perdana dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, guna mengusut tuntas dua isu krusial…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - DPR RI kini tengah bersiap meminta pertanggungjawaban serius dari Kementerian Pertahanan.
Komisi I DPR menjadwalkan rapat kerja (Raker) perdana dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, guna mengusut tuntas dua isu krusial yang mengguncang institusi pertahanan dan keamanan nasional baru-baru ini.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah mencari fakta di balik gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Serangan Israel yang menewaskan personel kebanggaan Indonesia tersebut memicu reaksi keras di tanah air.
Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, menegaskan pentingnya keterbukaan dalam mengungkap fakta di lapangan agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak keliru.
"Kita sedang jadwalin nih. Yang penting rapat itu benar-benar apa adanya dan bisa mengungkap fakta," ujar Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/4/2026).
Pihak legislatif ingin memastikan perlindungan maksimal bagi prajurit yang bertugas di zona konflik internasional.
Selain isu luar negeri, agenda internal yang tak kalah panas adalah kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dugaan keterlibatan anggota BAIS TNI dalam aksi kriminal ini menjadi sorotan tajam. DPR berkomitmen untuk menekan Menhan agar menjamin kasus serupa tidak terulang kembali dan menuntut transparansi hukum bagi siapapun pelakunya.
Meski jadwal pasti masih menunggu kesediaan waktu Menhan, Utut menekankan bahwa pihaknya tidak akan memaksa namun tetap memprioritaskan pertemuan ini.
Publik kini menanti apakah rapat tersebut akan digelar secara terbuka atau tertutup, mengingat sensitivitas isu yang dibahas menyangkut pertahanan negara dan hak asasi manusia.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.