Fakta Nasional

Triliunan Rupiah Lenyap? Skandal 'Ayam Mengecil' di Program Makan Bergizi Gratis Terkuak!

FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi solusi kesehatan anak bangsa justru menyimpan bom waktu kerugian negara. Bukan lewat korupsi terang-terangan, melainkan taktik manipulasi ukuran lauk yang mengikis h…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 26 April 2026 📖 1 menit
Triliunan Rupiah Lenyap? Skandal 'Ayam Mengecil' di Program Makan Bergizi Gratis Terkuak!
Triliunan Rupiah Lenyap? Skandal 'Ayam Mengecil' di Program Makan Bergizi Gratis Terkuak!/(Foto: Ilustrasi)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi solusi kesehatan anak bangsa justru menyimpan bom waktu kerugian negara.

Bukan lewat korupsi terang-terangan, melainkan taktik manipulasi ukuran lauk yang mengikis hak gizi masyarakat.

Berdasarkan yang dilansir dari FORSIBER pada 26 April 2026, negara membayar penuh harga bahan baku, namun gizi yang sampai ke piring jauh dari standar kelayakan.

Standar normal menetapkan satu ekor ayam seberat 1,2 kilogram idealnya dipotong menjadi 10 hingga 12 bagian. Setiap potong memiliki berat 100-120 gram dengan nilai ekonomi sekitar Rp4.000–Rp4.800.

Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan praktik manipulasi yang terstruktur. Penyelenggara di tingkat operasional memotong satu ekor ayam menjadi 16 hingga 20 bagian demi meraup untung lebih.

Secara otomatis, berat ayam menyusut drastis menjadi hanya 60-75 gram per porsi. Praktik ini memangkas nilai lauk hingga Rp2.000 per porsi.

Jka dilihat sekilas, angka seribu atau dua ribu rupiah mungkin terkesan sepele. Namun, saat diakumulasikan dalam skala operasional, kebocoran ini menjadi bencana fiskal yang sistemik.

Mari berhitung secara logis. Dengan asumsi 1.700 Satuan Pelayanan memproduksi 4,25 juta porsi per hari, negara menelan kerugian sekitar Rp8,5 miliar per hari.

Dalam skala tahunan, kebocoran anggaran ini menembus angka fantastis, yakni Rp1,5 triliun hingga Rp2,0 triliun hanya dari manipulasi daging ayam.

Lebih miris lagi, penyusutan bobot lauk ini memangkas 30-40 persen asupan protein yang krusial bagi anak-anak. Kebocoran kualitas gizi ini secara langsung mensabotase tujuan utama program MBG untuk mengentaskan stunting.

Lemahnya pengawasan kualitas, yang hanya terfokus pada jumlah porsi, memicu celah bagi penyedia layanan untuk menekan modal. Dibutuhkan evaluasi ketat agar uang rakyat benar-benar menjadi gizi nyata.[dit]

Sumber: Jakarta, 26 April 2026 Penulis: HAMDI PUTRA Forum Sipil Bersuara (FORSIBER)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK