Fakta Nasional

Ubedilah Kuliti Rocky Gerung dan Prabowo

FAKTANASIONAL.NET - Mau melihat bagaimana host dengan pelan-pelan menuntun narasumber mau mengatakan apa? Maka, tontonlah podcast Madilog, Forum Keadilan, kemarin, antara Indra Jaya Piliang (IJP) sebagai host, dan Ubedillah Badrun sebagai narasumber…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 15 September 2026 📖 1 menit
Ubedilah Kuliti Rocky Gerung dan Prabowo
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Mau melihat bagaimana host dengan pelan-pelan menuntun narasumber mau mengatakan apa? Maka, tontonlah podcast Madilog, Forum Keadilan, kemarin, antara Indra Jaya Piliang (IJP) sebagai host, dan Ubedillah Badrun sebagai narasumber.

Pembicaraan keduanya (IJP dan Ubed) terkait apa? Macam-macam. Terkait Rocky Gerung, sosialisme, Rocky Gerung dan sosialisme, Prabowo, Prabowo dan sosialisme, militerisme, serta populisme. Termasuk, aktivis sosialis dalam kabinet Prabowo.

Terus-terang, tertawa saya menonton bagaimana IJP menuntun apa yang seharusnya dikatakan Ubed tanpa ia sadari. Tapi memang Ubed mau dan sadar pula mengatakan itu. Agaknya, IPJ tahu betul jalan pikiran Ubed sehingga mudah menuntun semaunya.

Habis Rocky Gerung dikata-katai Ubedillah Badrun karena cenderung membela Prabowo. IJP sampai mengingatkan---tapi sayangnya di ujung---bahwa Rocky tak ada di sini. Memang, tidak ada. Tapi, Ubed habis menguliti Rocky seolah-olah ada di situ. Rocky antek Prabowo, kata Ubed tanpa ragu.

Kalau soal Prabowo, tak usah ditanya lagi kepada Ubedillah Badrun. Sejak awal, sudah dikatakannya sebagai beban bangsa. Ia seperguruan dengan Feri Amsari. Buat mengakui Prabowo seorang pembaca buku saja, ia tak mau. Tegas menolak. Apalagi mengatakan Prabowo seorang sosialis seperti dikatakan Rocky Gerung.

Semua aktivis yang masuk dalam pemerintahan Prabowo dianggap bermasalah. Mereka tak lagi bersuara. Yang benar adalah posisi yang sedang ia jalani saat ini. Sebagai dosen, kritis, dan berada di luar kekuasaan. Pilihan orang disalahkan tidak di depan orang itu. Dia saja yang merasa paling benar.

Sudah tidak sabar juga saya melihat orang yang didukungnya nanti menang Pilpres, lalu ia masuk ke dalam kekuasaan. Apakah yang dikatakannya saat ini, sama atau tidak, dengan apa yang dikatakannya nanti?

Tapi, saya yakin, dengan gayanya seperti saat ini, agak sulit orang yang didukungnya di Pilpres bisa menang. Sebab, sebagai narasumber saja dia bisa dengan mudah dituntun oleh seorang host, dan ia sepertinya tidak menyadari hal itu. (ERIZAL)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK