Fakta Nasional

Usai Menteri Purbaya Unggah Sedang Mancing

FAKTANASIONAL.NET - Purbaya Yudhi Sadewa membagikan video sedang mincing, setelah tidak lagi menjabat menteri keuangan. Itu diunggah di akun TikTok pribadinya, @purbayayudhis, di kolam ikan pada Rabu (16/9/2026). BACA JUGA Istri Purbaya Buka Suara U…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 17 September 2026 📖 4 menit
Usai Menteri Purbaya Unggah Sedang Mancing
Unggahan Purbaya saat berada di kolam ikan. Foto: Akun @purbayayudhis
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Purbaya Yudhi Sadewa membagikan video sedang mincing, setelah tidak lagi menjabat menteri keuangan. Itu diunggah di akun TikTok pribadinya, @purbayayudhis, di kolam ikan pada Rabu (16/9/2026).

BACA JUGA

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suami Dicopot dari Menkeu

Dalam video tersebut, Purbaya terlihat mengenakan kaos merah, celana jeans panjang, dan sandal. Ia tampak memberi makan ikan di kolam dan berbincang dengan sejumlah orang di lokasi.

Dalam unggahannya, Purbaya menulis keterangan mengenai aktivitas memancing yang dilakukannya.

"Ngasih makan ikan. Sebelum mancing.

Siapa yang mau ikut mancing bareng?

Ikan nya besar-besar, ada ikan mujaer, ikan nila.

Bakal strike ini. Siap-siap ya Guys," tulis Purbaya.

Unggahan tersebut mendapat beragam respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan frasa "sebelum mancing", "ikan-nya besar-besar", dan "bakal strike" dengan kemungkinan adanya maksud lain di balik keterangan tersebut.

"Ngasih makan ikan sebelum mancing" 2. "Ikannya besar 2;" 3. "Bakal strike ini, siap 2; ya" Apakah sebuah clue?," tulis akun pinn.

"tapi ini bukan soal ikan kan Pak?," tulis Rfyt.

"Curiga captionnya itu clue," kata Wulan.

BACA JUGA

Purbaya Dicopot, Hasan Nasbi Ungkit Kisah Prabowo yang Pernah Diberhentikan

Namun, belum ada pernyataan dari Purbaya yang menjelaskan bahwa keterangan tersebut dimaksudkan sebagai kode atau petunjuk mengenai sesuatu. Karena itu, anggapan tersebut masih merupakan respons atau interpretasi warganet.

Unggahan itu sendiri memperlihatkan Purbaya memberi makan ikan dan bersiap memancing.

Sebelumnya, Purbaya juga sempat menyebut memancing sebagai salah satu kegiatan yang ingin dilakukannya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Unggahan tersebut muncul sehari setelah Purbaya menjalani serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan dengan Suahasil Nazara.

Prosesi sertijab berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Dalam agenda tersebut, Purbaya menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara.

Kementerian Keuangan menyebut Purbaya secara simbolis menyerahkan laporan kinerja selama masa jabatannya kepada Suahasil.

BACA JUGA

Diungkap, Penyebab Purbaya Dicopot Mendadak dari Menteri Keuangan

Dalam sambutannya, Purbaya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kementerian Keuangan dan mitra kerja atas kerja sama selama setahun terakhir.

Pergantian jabatan tersebut berlangsung setelah Suahasil dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan selama sekitar satu tahun. Setelah tidak lagi berada di posisi tersebut, ia membagikan aktivitas melalui media sosial, termasuk kegiatan di sekitar kolam ikan.

Pergantian Purbaya dengan Suahasil menjadi bagian dari perombakan kabinet pada September 2026.

Purbaya sebelumnya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

BACA JUGA

Anak Purbaya Kembali Bersuara: Singgung “Mafia” dan Ancaman kepada Presiden

Sejumlah laporan media membahas berbagai persoalan yang muncul selama masa jabatan Purbaya, termasuk perbedaan pandangan mengenai kebijakan dan pergantian pejabat di Kementerian Keuangan.

Reuters, misalnya, melaporkan bahwa pergantian tersebut terjadi setelah muncul perselisihan dengan sejumlah pejabat di Kementerian Keuangan.

Laporan itu mendasarkan informasi pada sumber-sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

Purbaya sendiri sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya kecewa atas pergantian tersebut, tetapi mengaku sudah memperkirakan kemungkinan dirinya dicopot. Ia juga menyebut adanya perbedaan pandangan dengan sejumlah pejabat.

Sementara itu, mengenai maksud keterangan "Bakal strike ini. Siap-siap ya Guys.", Purbaya belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Pengamat Soroti Komunikasi hingga Gesekan Fiskal dengan Daerah

Purbaya Yudhi Sadewa tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan mulai Senin (14/9/2026). Pergantian tersebut terjadi sekitar satu tahun setelah Purbaya dilantik untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada 8 September 2025.

Purbaya masih menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan pada Senin pagi dengan mengikuti rapat kerja bersama Komite VI DPD RI sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, pada sekitar pukul 15.30 WIB, posisinya sebagai Menteri Keuangan telah digantikan oleh Suahasil Nazara.

Pergantian tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap sejumlah persoalan selama masa kepemimpinan Purbaya, mulai dari pola komunikasi kebijakan hingga hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah.

Ketua Program Doktoral Ilmu Politik Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Djayadi Hanan, mengatakan pola komunikasi Purbaya menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian. Menurut dia, sejumlah pernyataan dan cara komunikasi Purbaya memicu respons negatif dari pasar maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Kementerian Keuangan, Menteri Keuangan ya itu kan terus-menerus memantik kontroversi. Pernyataan-pernyataannya, kemudian berbagai pola komunikasinya yang menimbulkan respons negatif dari pasar kemudian respons negatif dari berbagai stakeholder,” kata Djayadi, Senin (14/9/2026).

Selain komunikasi, Djayadi menyoroti kebijakan pengetatan dan pemotongan anggaran ke daerah yang dinilai turut memunculkan gesekan antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang disebut belum dibayarkan. Persoalan tersebut kemudian menjadi salah satu sumber ketegangan antara Purbaya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Menurut Djayadi, persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak mudah diselesaikan tanpa adanya penyesuaian terhadap alokasi anggaran.

“Masalah-masalah di daerah yang terkait dengan fiskal itu tidak bisa tidak akan sulit diatasi kalau tidak ada realokasi anggaran,” ujarnya.

Ia menilai realokasi anggaran diperlukan untuk membantu pemerintah daerah menangani berbagai persoalan fiskal yang muncul.

Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru dinilai Djayadi sebagai langkah korektif Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA

Purbaya Sudah Prediksi Reshuffle, Kans Dicopot Ternyata 50:50

Pergantian tersebut disebut dapat menjadi upaya untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus meredam ketegangan komunikasi yang muncul sebelumnya.

Suahasil memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan serta latar belakang akademik sebagai Guru Besar Universitas Indonesia. Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.

Djayadi menilai pengalaman Suahasil dapat menjadi modal dalam menjaga stabilitas fiskal dan membangun kembali kepercayaan pasar melalui pendekatan komunikasi yang lebih tenang.

Pergantian Purbaya sekaligus menjadi perubahan terbaru dalam jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam kepemimpinan Kementerian Keuangan, setelah sebelumnya posisi tersebut dijabat Sri Mulyani dan kemudian Purbaya Yudhi Sadewa. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK