Fakta Nasional

Usung Tema Perdamaian Dunia, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila

FAKTANASIONAL.NET — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (1/6/2026). Upacara…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 01 June 2026 📖 2 menit
Usung Tema Perdamaian Dunia, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila
Upacara yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, serta pimpinan lembaga tinggi negara./(Foto: instagram/@prabowo)

FAKTANASIONAL.NET — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran mantan presiden, wakil presiden, serta jajaran pejabat tinggi negara.

Presiden Prabowo tiba di lokasi upacara sekitar pukul 09.30 WIB dengan menumpangi kendaraan taktis Maung Putih.

Kedatangan Kepala Negara disambut riuh dan antusias oleh ratusan siswa sekolah dasar yang berbaris di sepanjang area penyambutan sembari mengibarkan bendera Merah Putih kecil dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Suasana sakral kian terasa saat ratusan personel jajar kehormatan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbaris rapi menghadap Gedung Pancasila.

Komandan Upacara, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, terlebih dahulu menyiapkan seluruh barisan sebelum inspektur upacara memasuki mimbar.

Presiden Prabowo yang bertindak sebagai inspektur upacara tampil berwibawa mengenakan setelan jas abu-abu tua dipadukan dengan peci hitam.

Berjalan di belakang Presiden, tampak Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri yang hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta Bandung

Prosesi upacara diawali dengan berkumandangnya lagu kebangsaan Indonesia Raya secara megah. Setelah menerima penghormatan kebangsaan, Presiden Prabowo memimpin jalannya momen mengheningkan cipta untuk mengenang seluruh jasa para pahlawan yang telah gugur demi bangsa.

Kolaborasi Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

Dalam upacara kali ini, sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara turut mengambil bagian dalam pembacaan dokumen kenegaraan.

Ketua MPR RI Saiful Mujani bertugas membacakan teks Pancasila, yang diikuti oleh Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin yang membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, dipercaya untuk memimpin pembacaan doa penutup.

Upacara ini juga menjadi ajang berkumpulnya para tokoh bangsa. Selain Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, hadir pula mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ma'ruf Amin di jajaran kursi undangan kehormatan.

Daftar pejabat tinggi lain yang terlihat hadir di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko PMK Pratikno, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini secara khusus mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema ini dipilih untuk menegaskan kembali bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai perekat persatuan di dalam negeri, melainkan juga menjadi manifestasi dan kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan ketertiban serta perdamaian di kancah internasional.

Baca Juga: Senator Agustinus R. Kambuaya: Sila Keadilan Sosial dalam Pancasila Telah Mati!


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK