Utang Luar Negeri Indonesia Akhir 2025: Tetap Sehat di Angka Rp 7.288 Triliun
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Bank Indonesia (BI) baru saja merilis laporan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang tercatat sebesar US$ 431,7 miliar atau sekitar Rp 7.288 triliun pada penutupan tahun 2025. Meskipun angka ini menunjukkan kenaik…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Bank Indonesia (BI) baru saja merilis laporan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang tercatat sebesar US$ 431,7 miliar atau sekitar Rp 7.288 triliun pada penutupan tahun 2025.
Meskipun angka ini menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 1,55%, otoritas moneter menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional tetap berada dalam zona aman dan terkendali, dilansir pada 19 Februari 2026.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Deny Prakoso, menjelaskan bahwa struktur ULN Indonesia saat ini sangat solid. Salah satu indikator utamanya adalah rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga di level 29,9%.
Selain itu, sekitar 85,7% dari total utang tersebut merupakan utang jangka panjang. Hal ini meminimalkan risiko likuiditas jangka pendek dan memberikan ruang napas yang cukup bagi pemerintah untuk mengelola arus kas negara secara lebih akuntabel.
Peningkatan ULN pemerintah yang mencapai US$ 214,3 miliar diarahkan sepenuhnya untuk membiayai program-program prioritas. Fokus utamanya adalah menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Di sisi lain, ULN sektor swasta relatif stabil di angka US$ 192,78 miliar, mencerminkan sikap hati-hati korporasi dalam menghadapi dinamika pasar global. Sinergi antara BI dan Pemerintah terus diperkuat guna memastikan setiap rupiah utang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.