Fakta Nasional

Volatilitas Tinggi Warnai IHSG, Indeks Terkoreksi 1,3% Sepekan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan ini dengan pelemahan. Indeks ditutup turun 0,25% atau 20,18 poin, mendarat di level 8.163,88. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas pasar yang m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 01 November 2025 📖 2 menit
Volatilitas Tinggi Warnai IHSG, Indeks Terkoreksi 1,3% Sepekan
IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan ini dengan pelemahan. Indeks ditutup turun 0,25% atau 20,18 poin, mendarat di level 8.163,88. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas pasar yang masih terbilang tinggi sepanjang hari.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi yang cukup besar, mencapai Rp 19,15 triliun. Volume perdagangan melibatkan 27,52 miliar saham yang ditransaksikan dalam 1,96 juta kali transaksi. Tekanan jual terlihat dominan dengan 389 saham mengalami penurunan, 287 saham berhasil naik, dan 279 saham lainnya stagnan atau tidak bergerak. Pelemahan ini kembali mengikis kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp 14.857 triliun.

Pada pembukaan pagi, IHSG sebenarnya sempat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,29% dan bahkan menyentuh level tertingginya hari ini di 8.215,55 (naik 0,38%), sebelum akhirnya berbalik arah dan menutup perdagangan di zona merah.

Tekanan Sektor dan Saham Pemberat

Mayoritas sektor saham tercatat berada di zona merah. Sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan penurunan terdalam, yakni 0,83%. Sektor ini diikuti oleh sektor properti yang terkoreksi 0,7% dan sektor energi yang turun 0,67%. Di tengah tekanan tersebut, hanya tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yaitu utilitas (naik 0,84%), teknologi (naik 0,79%), dan konsumer primer (naik tipis 0,09%).

Lima saham menjadi pemberat utama (laggards) indeks hari ini. PT Bank Mandiri (BMRI) menekan indeks sebesar 7,03 poin, diikuti oleh PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang juga menekan 7,03 poin. Selanjutnya ada PT Barito Pacific (BRPT) (-5,62 poin), PT Astra International (ASII) (-5,57 poin), dan PT Telkom Indonesia (TLKM) (-4,58 poin).

Dinamika Sepekan dan Penopang Indeks

Meskipun IHSG ditutup merah, kejatuhan indeks tertahan oleh performa kuat PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Saham BBRI melesat 1,79% ke level 3.980 dan menjadi penopang utama indeks dengan bobot 11,59 poin. Dengan koreksi hari ini, IHSG secara akumulatif terkontraksi 1,3% sepanjang pekan.

Pekan ini diwarnai volatilitas tinggi yang dipicu oleh informasi perubahan aturan free float indeks MSCI. Hal ini sempat membuat IHSG anjlok lebih dari 3,5% pada Senin (27/10/2025), terutama berdampak pada saham-saham milik Prajogo Pangestu. Indeks sempat mengalami rebound teknikal pada 29-30 Oktober sebelum akhirnya kembali melemah di akhir pekan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK