Fakta Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dukung Kolaborasi Media Sosial untuk Wujudkan Open Parliament

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi media sosial yang dilakukan Kesekjenan DPR RI dengan masyarakat digital. Hal ini disampaikan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 22 November 2024 📖 2 menit
Wakil Ketua DPR RI Dukung Kolaborasi Media Sosial untuk Wujudkan Open Parliament
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi media sosial yang dilakukan Kesekjenan DPR RI dengan masyarakat digital.

Hal ini disampaikan Cucun saat membuka seminar bertajuk Kolaborasi Media Sosial DPR RI dengan Masyarakat Digital untuk Mendukung Open Parliament di Lembang, Bandung, Kamis (21/11/2024).

Acara ini dihadiri oleh ratusan pegiat media sosial dan influencer dari berbagai daerah di Jawa Barat.

"Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita, dan hampir semua orang yang memiliki akses internet menggunakannya. Saya berharap media sosial benar-benar menjadi alat komunikasi yang efektif antara DPR dan masyarakat luas," ujar Cucun.

Cucun, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB, menyoroti perubahan besar dalam pola perilaku masyarakat akibat kemajuan teknologi, khususnya dalam konsumsi informasi.

"Dulu, ketika bangun tidur, yang kita temukan mungkin koran, dan informasinya belum tentu terbaru. Sekarang semuanya berubah. Informasi ada di ponsel kita, bahkan yang paling terbaru dapat diakses dalam hitungan detik," jelasnya.

Ia mengapresiasi langkah Kesekjenan DPR RI di bawah kepemimpinan Indra Iskandar yang telah memanfaatkan media sosial secara optimal. Menurutnya, platform digital ini mampu mendekatkan DPR RI dengan masyarakat dan meningkatkan transparansi.

"Saya kira ini momentum bagi DPR untuk menjadi lembaga yang lebih terbuka, transparan, dan akuntabel. Masyarakat kini lebih mudah berinteraksi, menyampaikan aspirasi, hingga melaporkan kondisi di sekitar mereka melalui platform media sosial DPR," katanya.

Selain mendukung inovasi digital, Cucun juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap individu kini memiliki kemampuan untuk menjadi pembuat dan penyebar informasi, tetapi harus tetap menjaga etika dalam bermedia sosial.

"Siapa pun bisa menjadi reporter, penulis, atau penerbit di media sosial. Tapi saya ingatkan, jangan sampai media sosial justru disalahgunakan. Hindari mempublikasi sesuatu yang dapat memicu kegaduhan publik," tegasnya.

Cucun berharap kolaborasi ini tidak hanya mempererat hubungan DPR RI dengan masyarakat digital, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi yang akurat dan mendukung keterbukaan parlemen (open parliament).

Seminar ini menjadi bagian dari upaya DPR RI untuk membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi. Dengan memanfaatkan media sosial, DPR RI diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjalankan fungsinya secara transparan.

"Media sosial adalah jembatan bagi DPR untuk memahami aspirasi rakyat sekaligus menciptakan komunikasi dua arah yang produktif. Ini langkah maju bagi demokrasi kita," pungkas Cucun. [dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK