Fakta Nasional

Waspada Bahaya Siber di Balik Kemeriahan Piala Dunia 2026, Simak Temuan Kaspersky!

FAKTANASIONAL.NET – Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang tidak hanya memicu antusiasme suporter sepak bola, tetapi juga memancing agresivitas pelaku kejahatan siber. Berdasarkan lap…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 04 May 2026 📖 1 menit
Waspada Bahaya Siber di Balik Kemeriahan Piala Dunia 2026, Simak Temuan Kaspersky!
Waspada Bahaya Siber di Balik Kemeriahan Piala Dunia 2026, Simak Temuan Kaspersky!/(pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang tidak hanya memicu antusiasme suporter sepak bola, tetapi juga memancing agresivitas pelaku kejahatan siber.

Berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan keamanan digital Kaspersky, terdapat lonjakan signifikan aktivitas penipuan yang memanfaatkan euforia turnamen internasional tersebut untuk menguras data pribadi dan keuangan pengguna.

Para peneliti di Kaspersky mengidentifikasi berbagai taktik canggih yang digunakan peretas, salah satunya melalui situs phishing yang menyerupai platform resmi FIFA.

Situs-situs ini menawarkan tiket pertandingan dengan sistem pembayaran yang terlihat meyakinkan dalam berbagai mata uang.

Namun, alih-alih mendapatkan tiket, korban justru harus merelakan uang dan informasi perbankan mereka jatuh ke tangan pelaku.

Selain tiket, sindikat ini juga menyasar penjualan merchandise palsu dengan iming-iming diskon besar.

Tidak berhenti di situ, kampanye email phishing yang menjanjikan hadiah senilai US$ 500.000 lengkap dengan fasilitas akomodasi gratis kini marak beredar.

Menurut analis spam senior Kaspersky, Anna Lazaricheva, interaksi sekecil apa pun dengan tautan mencurigakan dalam email tersebut dapat berujung pada infeksi perangkat yang fatal.

Menghadapi ancaman ini, otoritas keamanan siber mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi ulang terhadap alamat URL setiap situs web sebelum melakukan transaksi.

Menggunakan platform resmi untuk pembelian tiket atau menonton konten digital adalah langkah mitigasi yang paling aman.

Langkah proteksi tambahan yang sangat disarankan adalah mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) pada akun-akun krusial. Selain itu, para penggemar diingatkan untuk tidak mudah tergiur oleh iklan suvenir yang tidak masuk akal di media sosial.

Dengan tetap waspada dan rutin memantau riwayat aktivitas akun, risiko menjadi korban penipuan siber selama perhelatan akbar sepak bola dunia ini dapat diminimalisir secara efektif.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK