Waspada Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Harga Pangan
FAKTANASIONAL.NET - Eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kini menjadi perhatian serius bagi ketahanan pangan Indonesia. Anggota Komisi IV DPR, Johan Rosihan, memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak dunia akibat perang tersebu…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kini menjadi perhatian serius bagi ketahanan pangan Indonesia.
Anggota Komisi IV DPR, Johan Rosihan, memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak dunia akibat perang tersebut akan memicu efek domino yang memberatkan sektor pertanian dan distribusi pangan di dalam negeri, 10 Maret 2026.
Konflik di wilayah penghasil minyak utama dunia berpotensi meningkatkan biaya produksi dan distribusi pangan secara signifikan.
Meskipun pemerintah mengklaim stok pangan mencukupi, Johan menyoroti masalah klasik berupa ketimpangan distribusi di pasar.
Kenaikan harga BBM dunia akan membuat biaya angkut melonjak, yang pada akhirnya dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga pangan.
Menghadapi situasi ini, DPR mendorong pemerintah untuk tidak bersifat reaktif dan mulai fokus pada penguatan produksi dalam negeri.
Ketergantungan terhadap impor pangan harus dikurangi agar Indonesia memiliki daya tahan yang lebih kuat saat terjadi krisis global.
Kedaulatan pangan harus dipandang sebagai bagian integral dari sistem pertahanan dan ketahanan nasional yang tidak boleh diabaikan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.