Waspada! Harga Pangan Dunia Melonjak Tajam Akibat Krisis Energi di Teluk
FAKTANASIONAL.NET - Dunia kembali menghadapi ancaman inflasi pangan. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan adanya kenaikan harga pangan global yang signifikan sepanjang Maret 2026. Fenomena ini dipicu oleh lonjakan biaya energi yang t…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Dunia kembali menghadapi ancaman inflasi pangan. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan adanya kenaikan harga pangan global yang signifikan sepanjang Maret 2026.
Fenomena ini dipicu oleh lonjakan biaya energi yang tak terkendali akibat eskalasi konflik di wilayah Teluk, yang berdampak langsung pada rantai pasok dan biaya produksi pertanian secara internasional.
Berdasarkan data yang dirilis Jumat, 2 April 2026, indeks harga pangan naik 2,4 persen secara bulanan.
Lonjakan paling drastis terjadi pada minyak nabati yang meroket hingga 5,1 persen dibanding bulan sebelumnya. Harga minyak sawit kini berada di level tertinggi sejak 2022, melampaui harga minyak kedelai karena terdorong oleh kenaikan harga minyak mentah dunia.
Tidak hanya minyak, kelompok komoditas lain seperti sereal dan daging juga ikut terkerek naik. Melansir laporan Sabtu, 3 April 2026, indeks harga daging meningkat 8 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Meskipun indeks produk susu masih lebih rendah secara tahunan, tren kenaikan bulanan di seluruh sektor menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memukul isi piring masyarakat global.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.