Fakta Nasional

Waspada! Microsoft Bongkar Serangan Phishing Massal yang Targetkan 13.000 Perusahaan

FAKTANASIONAL.NET - Raksasa teknologi Microsoft baru saja mengungkap sebuah operasi pencurian identitas digital berskala masif yang sukses mengguncang dunia keamanan siber. Tidak main-main, sindikat penjahat siber ini menargetkan 13.000 institusi ya…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 08 May 2026 📖 1 menit
Waspada! Microsoft Bongkar Serangan Phishing Massal yang Targetkan 13.000 Perusahaan
Waspada! Microsoft Bongkar Serangan Phishing Massal yang Targetkan 13.000 Perusahaan/(pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Raksasa teknologi Microsoft baru saja mengungkap sebuah operasi pencurian identitas digital berskala masif yang sukses mengguncang dunia keamanan siber.

Tidak main-main, sindikat penjahat siber ini menargetkan 13.000 institusi yang tersebar di 26 negara, dengan mayoritas korban berpusat di Amerika Serikat.

Gelombang serangan yang mengincar sekitar 35.000 pengguna ini dilancarkan dalam periode singkat, yakni pada 14 hingga 16 April 2026.

Laporan resmi dari Microsoft Defender Security Research Team dan Microsoft Threat Intelligence membeberkan bahwa para pelaku menggunakan pancingan berupa email yang disamarkan sebagai peringatan internal perusahaan.

Target serangan ini menyapu rata berbagai sektor krusial, mulai dari kesehatan, keuangan, hingga layanan teknologi.

Demi menipu mata korban, hacker merancang template HTML korporat yang sangat rapi. "Email pancingan ini menggunakan layout yang terstruktur dan pernyataan autentikasi, membuatnya terlihat kredibel dibanding phishing biasa," ungkap pihak Microsoft.

Pelaku sengaja memakai subjek email yang memicu kepanikan, seperti "Peringatan: karyawan telah membuka kasus pengaduan" atau "Laporan Perilaku Tim". Email tersebut bahkan dilengkapi dengan lampiran PDF berkedok dokumen resmi untuk memancing klik dari korban.

Kejahatan ini menjadi semakin canggih saat pengguna diarahkan ke situs web palsu yang dilengkapi sistem CAPTCHA.

Taktik ini tidak hanya mengecoh manusia, tetapi juga berhasil memblokir sistem pemindai keamanan otomatis milik perusahaan.

Setelah lolos, korban digiring ke halaman login yang telah disusupi teknologi adversary-in-the-middle (AITM). Melalui metode ini, pelaku mampu mencuri token autentikasi Microsoft secara real-time, menembus pertahanan Autentikasi Multi-Faktor (MFA) yang selama ini dianggap kebal.

Sebagai catatan, Microsoft juga mencatat bahwa dari 8,3 miliar email ancaman antara Januari hingga Maret 2026, sekitar 80 persen insiden pembobolan semacam ini selalu bersembunyi di balik tautan HTML dan file berekstensi ZIP.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK