Fakta Nasional

Waspada Modus QR Palsu: Kode Tipuan yang Bisa Menguras Rekening Anda!

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Perkembangan teknologi pembayaran digital, terutama QRIS, memang memudahkan transaksi sehari-hari. Namun, para pelaku kejahatan juga kian canggih membuat kode QR palsu yang meniru identitas pedagang sejati. Tanpa disadar…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 June 2025 📖 1 menit
Waspada Modus QR Palsu: Kode Tipuan yang Bisa Menguras Rekening Anda!
Waspada Modus QR Palsu(foto: instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Perkembangan teknologi pembayaran digital, terutama QRIS, memang memudahkan transaksi sehari-hari.

Namun, para pelaku kejahatan juga kian canggih membuat kode QR palsu yang meniru identitas pedagang sejati.

Tanpa disadari, korban yang memindai kode tipuan ini langsung mentransfer uang ke rekening penipu. Dalam hitungan detik, saldo bisa habis tanpa jejak.

Pelaku menempel atau mengirim gambar QRIS palsu yang identik dengan logo, nama, dan nominal transaksi merchant asli.

Saat korban scan, aplikasi mobile banking otomatis memproses pembayaran, tetapi dana masuk ke rekening berbeda. Karena format terlihat valid, pengguna tidak curiga hingga notifikasi transfer berhasil muncul.

Bank Indonesia menegaskan keamanan QRIS berstandar nasional, namun peredaran QR palsu perlu mitigasi bersama. Merchant wajib memajang QRIS di tempat aman, memeriksa notifikasi setiap transaksi, dan menjaga kode tetap dalam pengawasan.

Sementara konsumen harus memastikan URL atau nama merchant pada aplikasi sesuai toko fisik, serta konfirmasi total transaksi sebelum menyetujui pembayaran.

Sebagai langkah pencegahan, simpatisan pembayaran digital dianjurkan:

Cek kembali identitas merchant di aplikasi.

Hindari memindai QR di media yang mudah diganti.

Laporkan ke pihak berwajib dan bank jika meragukan.

Dengan sinergi antara BI, ASPI, merchant, dan konsumen, ancaman QR palsu dapat diminimalkan. Selalu bijak dan waspada pada setiap transaksi digital demi melindungi aset Anda.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK