Fakta Nasional

Waspada Phishing! BNI Ingatkan Keamanan Transaksi Jelang Lebaran

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, aktivitas transaksi perbankan digital diprediksi akan melonjak tajam. Momentum ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan, terutama melalui mod…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 25 February 2026 📖 1 menit
Waspada Phishing! BNI Ingatkan Keamanan Transaksi Jelang Lebaran
Waspada Phishing! BNI Ingatkan Keamanan Transaksi Jelang Lebaran/(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, aktivitas transaksi perbankan digital diprediksi akan melonjak tajam. Momentum ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan, terutama melalui modus phishing.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengimbau seluruh nasabah untuk ekstra waspada terhadap segala bentuk komunikasi yang meminta data pribadi dengan dalih apa pun.

Phishing umumnya dilakukan melalui email atau pesan singkat yang menyamar sebagai instansi resmi. Pelaku biasanya menggunakan bahasa yang mendesak atau menawarkan hadiah menggiurkan untuk memancing korban mengklik tautan palsu.

Okki menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) kini membuat serangan tersebut tampak sangat nyata dan tertarget, sehingga nasabah harus lebih teliti dalam memeriksa identitas pengirim pesan.

BNI menegaskan bahwa pihak bank tidak pernah meminta informasi sensitif seperti nomor PIN, kata sandi, atau kode OTP melalui kanal yang tidak resmi.

Nasabah sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) dan rutin memperbarui kata sandi secara berkala. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan melalui kanal resmi BNI guna mencegah terjadinya kerugian finansial yang tidak diinginkan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK