Fakta Nasional

Waspada! WhatsApp Palsu Buatan Perusahaan Spyware Italia Incar Ratusan Korban

FAKTANASIONAL.NET - Kabar mengejutkan datang dari jagat keamanan siber global. Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengungkapkan adanya kampanye penipuan terstruktur yang melibatkan aplikasi WhatsApp palsu. Pelakunya diidentifikasi sebagai ASIGINT, ana…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 April 2026 📖 1 menit
Waspada! WhatsApp Palsu Buatan Perusahaan Spyware Italia Incar Ratusan Korban
Ilustrasi pixabay
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kabar mengejutkan datang dari jagat keamanan siber global. Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengungkapkan adanya kampanye penipuan terstruktur yang melibatkan aplikasi WhatsApp palsu.

Pelakunya diidentifikasi sebagai ASIGINT, anak perusahaan SIO asal Italia. Aplikasi berbahaya ini dirancang sangat mirip dengan aslinya untuk menjebak pengguna agar menginstal software mata-mata yang mampu mencuri data pribadi secara ilegal.

Mayoritas korban dari aksi mata-mata ini adalah warga negara Italia. Modusnya sangat rapi; pengguna digiring untuk mengunduh versi modifikasi yang diklaim memiliki fitur lebih canggih, namun di dalamnya tertanam kode intelijen siber performa tinggi.

Hingga saat ini, pihak SIO yang mengeklaim sebagai mitra penegak hukum tersebut masih bungkam dan tidak memberikan komentar terkait tuduhan penyebaran spyware ini.

Kasus ini menambah panjang daftar skandal pengawasan siber di Italia. Pada awal 2025, pemerintah setempat juga sempat tersandung isu penggunaan aplikasi mata-mata "Paragon" untuk memantau jurnalis dan aktivis kritis.

Meskipun kerja sama dengan Paragon telah diputus pada Juni 2025, munculnya aplikasi palsu dari ASIGINT membuktikan bahwa ancaman intelijen siber terhadap privasi publik masih sangat nyata dan berbahaya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK