Fakta Nasional

Yayan Apresiasi Langkah Cepat Presiden Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional Atasi Karhutla Wilayah Kalimantan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia (SMART) Yayan Efendi Septiadi, mengapresiasi langkah cepat dan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 24 August 2026 📖 2 menit
Yayan Apresiasi Langkah Cepat Presiden Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional Atasi Karhutla Wilayah Kalimantan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia (SMART) Yayan Efendi Septiadi, mengapresiasi langkah cepat dan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan.

Menurut Yayan, Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpin yang responsif dan nyata dalam mengatasi persoalan lingkungan dan rakyat. Presiden Prabowo tidak hanya memberikan instruksi dari pusat, tetapi turun langsung ke Wilayah Kalimantan dan memimpin penanganan di lapangan.

"Bapak Presiden Prabowo tidak sekadar menerima laporan, tetapi turun langsung melihat kondisi nyata di lapangan, memimpin rapat, meminta laporan situasi terkini dan memastikan penanganan karhutla dilakukan secara cepat, tepat, terpadu dan optimal,” ujar Yayan di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026), kemudian langsung memimpin rapat penanganan karhutla di Lanud Supadio.

Dalam rapat tersebut, Presiden menerima paparan mengenai kondisi terkini serta langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah bersama unsur terkait.

Yayan menilai, salah satu hal yang paling patut diapresiasi adalah kecepatan Presiden Prabowo dalam mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara dan menurunkan semua kekuatan untuk mencegah dan memadamkan Karhutla.

Sehari sebelum kunjungannya ke Kalimantan, Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah serta masyarakat dalam menangani karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.

Presiden juga membagi tugas penanganan kepada jajaran TNI dan Polri agar upaya di masing-masing wilayah dapat berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak.

“Ini menunjukkan bahwa Presiden memahami bahwa karhutla bukan persoalan sektoral. Penanganannya membutuhkan sinergi TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh stake holder,” kata Yayan.

Menurutnya, pola koordinasi seperti itu penting karena karhutla memiliki dampak luas, bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap Keselamatan jiwa, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi dan kualitas kehidupan warga.

Selain respons cepat, SMART Indonesia juga memberikan apresiasi terhadap sikap Presiden Prabowo yang meminta agar setiap pelanggaran hukum terkait karhutla ditindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bagi Yayan penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada pemadaman api. Upaya pencegahan dan penegakan hukum harus berjalan beriringan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Pemadaman itu penting, tetapi penegakan hukum juga sangat penting. Kalau memang ditemukan unsur pelanggaran hukum, harus diproses sesuai aturan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban kabut asap dan kerusakan lingkungan sementara penyebabnya tidak pernah disentuh secara serius,” tegasnya.

Ia menilai, instruksi tersebut memperlihatkan adanya keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan sekaligus memberikan pesan kuat bahwa negara hadir untuk melindungi rakyat.

Kami juga mengapresiasi semua pihak dan seluruh stake holder terkait dalam pencegahan dan pemadaman Karhutla, yayan juga mengajak semua pihak mari kita bersatu padu dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla demi kelesatrian lingkungan dan keselamatan jiwa.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK