Banggar DPR Minta Tangguhkan Efisiensi Anggaran 2026 Demi Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Efesiensi/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Badan Anggaran (Banggar) DPR mengingatkan pemerintah untuk meninjau ulang rencana efisiensi belanja negara dalam penyusunan RAPBN 2026.

Ketua Banggar, Said Abdullah, menilai saat ini kondisi pertumbuhan ekonomi domestik masih menghadapi tantangan berat, sehingga program efisiensi yang berkelanjutan perlu dikaji lebih dalam.

“Lebih baik keinginan efisiensi 2026 ditangguhkan sembari melihat kondisi ekonomi secara menyeluruh,” ujarnya dalam rapat di Kompleks Parlemen, Selasa (27/5/2025).

Rasio pendapatan negara ditargetkan di kisaran 11,71 – 12,22 % dari PDB, sementara belanja negara dialokasikan 14,19 – 14,75 % dari PDB.

Menurut Said, pemerintah harus mengejar best effort untuk memenuhi target penerimaan—pajak, cukai, dan PNBP—di tengah dinamika global yang menekan aktivitas ekonomi domestik.

Sinergi Pemangku Kepentingan untuk Kinerja Fiskal Optimal

Kolaborasi Eksekutif-Legislatif

Penyusunan kebijakan ekonomi yang terkoordinasi.

Monitoring evaluasi efisiensi belanja tahun berjalan.

Melibatkan Sektor Swasta dan Akademisi