Pajak Penghasilan (PPh) dipatok sebagai penyumbang terbesar senilai Rp1.209,36 triliun, disusul oleh PPN dan PPnBM yang ditargetkan mencapai Rp995,27 triliun. Pemerintah optimis bahwa sektor-sektor ini akan stabil meski beban fiskal cukup berat.
Selain pajak konvensional, sektor cukai diharapkan menyetor Rp243,53 triliun melalui produk tembakau hingga minuman berpemanis.
Sementara itu, dari lini perdagangan internasional, bea masuk dan bea keluar diproyeksikan memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp92,46 triliun. Sinergi seluruh sektor perpajakan ini menjadi kunci keberlanjutan ekonomi nasional di masa mendatang.[dit]











