Logika ini akan diadaptasi di Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menyadari bahwa potensi genetik seorang anak tidak akan pernah mekar tanpa dukungan nutrisi yang tepat sejak dini.
Program ini dirancang untuk memutus rantai stunting dan memastikan pertumbuhan fisik optimal bagi generasi muda Indonesia.
Intervensi akan difokuskan pada dua fase krusial, yakni 1.000 hari pertama kehidupan dan masa sekolah hingga remaja. Dadan menekankan bahwa tanpa intervensi menu gizi seimbang, potensi genetik hanya akan menjadi angka mati.
Dengan pendekatan ini, diharapkan Indonesia mampu mencetak generasi yang lebih tangguh, lebih tinggi, dan memiliki kesadaran kesehatan yang setara dengan negara maju.[dit]










