Gelar Pelatihan Ecoprint DWP Karantina Kalbar Dorong Terciptanya Usaha Ramah Lingkungan

Pelatihan ecoprint DWP Karantina Kalbar. (Dok. Ist)

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Dharma Wanita Persatuan Karantina Kalimantan Barat menggelar pelatihan ecoprint DWP Karantina Kalbar dengan teknik cetak alam di Gedung PPG Universitas Tanjungpura pada Jumat (12/6/2026).

Rangkaian edukasi kreatif bernuansa seni tersebut dilaksanakan secara langsung di Kota Pontianak guna menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan pemberdayaan perempuan ini turut menghadirkan tenaga pendidik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura Husna Amalia Melati sebagai narasumber utama.

Pemaparan materi teori dan instruksi praktik lapangan yang diberikan oleh narasumber tersebut dibantu secara langsung oleh sejumlah mahasiswi dari perguruan tinggi setempat.

Pihak penyelenggara menargetkan agenda edukasi ini mampu menumbuhkan kesadaran para peserta akan pentingnya pemanfaatan bahan seni yang selaras dengan pelestarian alam sekitar.

Sebanyak lima belas orang perwakilan anggota jajaran organisasi istri pegawai ini tampak sangat antusias mengikuti seluruh tahapan pembuatan produk kreatif tersebut.

Para peserta dibimbing secara detail mulai dari proses persiapan bahan alami hingga tahapan akhir penyelesaian pembuatan motif dedaunan pada selembar kain.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Karantina Kalimantan Barat Venny Agustiani Ferdi menegaskan bahwa pelatihan ecoprint DWP Karantina Kalbar ini memiliki nilai tambah strategis bagi pengembangan potensi anggotanya.

“Pelatihan seni ecoprint ini memiliki dimensi manfaat yang sangat luas bagi para anggota. Kami tidak hanya belajar menghasilkan karya seni yang ramah lingkungan, tetapi juga berupaya membuka peluang bisnis rumahan bernilai jual tinggi demi menopang ekonomi keluarga,” ungkap Ketua DWP Karantina Kalbar Venny Agustiani Ferdi.

Berbagai hasil karya lembaran kain bermotif natural dari keuletan para peserta kemudian dipajang secara khusus pada sesi penutupan acara lokakarya tersebut.

Pihak pengurus organisasi memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian kualitas estetika yang ditunjukkan oleh para anggota dalam pameran berskala kecil tersebut.

Organisasi perempuan ini berkomitmen untuk terus mengadakan program pembinaan keterampilan secara berkala demi mewujudkan target peningkatan kemandirian ekonomi bagi seluruh anggotanya.

Langkah pendampingan wirausaha mandiri tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai produk kerajinan bernilai jual tinggi yang kompetitif untuk menembus pangsa pasar daerah.

Pemanfaatan sumber daya alam sekitar melalui teknik pewarnaan ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi seni dapat berjalan beriringan dengan laju peningkatan kesejahteraan keluarga.

(*Red)