“Karena pengalaman saya ketika saya lulus kuliah dan masuk ke dunia kerja, itu ilmu-ilmu berorganisasi untuk bersosialisasi pada saat di kampus itu sangat kepakai sekali ketika kita sudah lulus kuliah,” jelasnya.
Ia mengajak para mahasiswa baru maupun mahasiswa yang lebih dulu berkuliah, untuk membangun jejaring ketika mengenyam pendidikan. Sebab, hal itu juga sangat penting guna mendukung karier nantinya.
“Bersosialisasi, networking-nya dijaga, dicari networking, karena ke depan itu yang akan mereka butuhkan,” jelasnya.
Sementara, Dewan Penasihat Keluarga Alumni Universitas Pancasila, Noviar Beta Aurenaldi, S.H., M.Kn., mengisahkan sedikit tentang sejarah Universitas Pancasila. Termasuk perpindahan kampus dari kawasan Menteng ke lokasi yang sekarang. Noviar juga menjelaskan organisasi eksekutif tertinggi mahasiswa Universitas Pancasila yakni senat mahasiswa (Sema), bukannya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
“Kenapa namanya KM UP (Keluarga Mahasiswa Universitas Pancasila)? Karena semuanya saudara. Adik-adik masuk sini sekarang jadi saudara saya semuanya. Kakak-kakak semuanya di sini juga saudara adik-adik semuanya,” ujar Noviar.
Hadir dalam kesempatan itu Dr. Lisda Syamsumardian, S.H., M.H., dan jajaran pimpinan atau pejabat perguruan tinggi lainnya. Lalu panitia, jajaran KAUP FH dan KAUP, serta lainnya. PKKMB Fakultas Hukum Universitas Pancasila sendiri, diikuti ratusan mahasiswa. Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut, diikuti secara antusias oleh peserta.











