FAKTANASIONAL.NET – Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bahwa kemungkinan dirinya dicopot dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu) sebenarnya sudah sempat ia perhitungkan.
Bahkan sebelum keputusan pergantian diumumkan, ia memperkirakan peluang terkena reshuffle berada di angka 50:50.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa, 15 September 2026, Purbaya mengatakan perkiraan tersebut bukan sekadar berdasarkan firasat pribadi.
“Ya kita udah hitung-hitung (kena reshuffle), kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu,” ujar Purbaya kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa penilaiannya mengenai peluang reshuffle tidak muncul hanya karena feeling.
Menurut Purbaya, ada perhitungan tertentu yang membuatnya melihat kemungkinan pergantian jabatan tersebut cukup terbuka.
“Itu feeling-nya gak ada, cuman ada hitungan saya, ada sesuatu yang mungkin 50-50 kansnya,” katanya.
Ketika ditanya lebih jauh mengenai dasar perhitungan tersebut, Purbaya memilih tidak membeberkannya. Ia menegaskan keputusan mengenai pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
“Nggak tahu, mesti nanya Pak Presiden itu. Tapi kan bisa lihat dari omongannya, oh 50-50, ya udah,” ujarnya.










